Alasan Sneakers Air Jordan Digilai "Sneakerhead"

Kompas.com - 11/03/2018, 13:10 WIB
Model Air Jordan 1 seri Bred Toe resmi akan diluncurkan ke pasar pada hari Sabtu 24 Februari 2018 mendatang. AIR JORDANModel Air Jordan 1 seri Bred Toe resmi akan diluncurkan ke pasar pada hari Sabtu 24 Februari 2018 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Air Jordan adalah salah satu seri sneakers paling fenomenal. Hingga seri ke-32, Air Jordan tetap ditunggu para penggila sneaker (sneakerhead).

“Beli Air Jordan itu kalau beli mobil seperti beli BMW atau Mercy (Mercedez-Benz),” kata content creator sneaker, Anugrah Aditya kepada Kompas Lifestyle, beberapa waktu lalu.

Pemilik saluran Youtube “AdityalogyTV” ini mengungkapkan, Air Jordan, lewat Nike, membangun citranya sejak lama dan terbukti masih bertahan hingga kini. Sama seperti merk-merk mobil seperti BMW dan Mercy yang membangun citra mewah mereka sejak dulu.

“Seluruh sneakers (lifestyle) ini dimulai sama satu sepatu, Air Jordan 1, sepatu pertama Michael Jordan warna merah yang dipakai saat bermain di NBA,” katanya.

Sepatu itu menjadi polemik lantaran dilarang oleh NBA, sampai akhirnya dikenakan penalti karena tetap dipakai. Nike bersedia menanggungnya.

Efek positifnya, isu itu pun meluas dan orang berbondong-bondong ingin memiliki sepatu itu. Tak berhenti di situ, melihat pasar besar, maka Air Jordan mengeluarkan seri-seri selanjutnya dengan desain ciamik dan teknologi mumpuni. 

“Dan pada waktu eranya, hampir semua sepatu yang dipakai Michael Jordan itu ikonik,” katanya.

Memang, Air Jordan sudah sampai seri ke-32 dengan desain beragam dan teknologi terkini. Tapi, beberapa seri seperti Air Jordan 1, Air Jordan 3, Air Jordan 4 hingga Air Jordan 11 kembali dikeluarkan dengan beragam desain dan kolaborasi.

Sebut saja kolaborasi Air Jordan 4 x Levi’s yang langsung diserbu para sneakerhead. Lalu rilisan baru-baru ini, Air Jordan 1 Retro High OG Bred Toe. 

Koleksi-koleksi tersebut dikeluarkan untuk memberikan kesempatan para pecinta Air Jordan yang dulu tidak bisa membeli. Nah, tapi bagaimana mereka yang dulu bukan di era Michael Jordan, tapi menjadi penggila sneaker ini?

Produk Nike Air Jordan menjadi salah satu merek yang paling populer di ajang Sneakerpeak Vol 2 di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Jumat (17/11/2017). Acara bagi penggemar dan kolektor sneakers ini diikuti oleh lebih dari 68 tenant dan akan berlangsung hingga Minggu, 19 November mendatang.KOMPAS.com/GLORI K WADRIANTO Produk Nike Air Jordan menjadi salah satu merek yang paling populer di ajang Sneakerpeak Vol 2 di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Jumat (17/11/2017). Acara bagi penggemar dan kolektor sneakers ini diikuti oleh lebih dari 68 tenant dan akan berlangsung hingga Minggu, 19 November mendatang.
Tak lain, alasannya adalah status dari Air Jordan itu sendiri yang kini berada di atas.

Air Jordan berhasil duduk di atas puncak status sneaker. “Anak-anak yang enggak nonton Michael Jordan dan enggak relevan lagi, mereka punya pengetahuan kalau Air Jordan labelnya sudah di atas,” katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X