Arti Perbedaan Warna Apron Barista Starbucks - Kompas.com

Arti Perbedaan Warna Apron Barista Starbucks

Kompas.com - 11/06/2018, 06:44 WIB
CEO PT MAP VP Sharma (tengah) bersama district coffee master Starbucks Rangga Hady Tama dan Ganesha IKG Sitanggang di Starbucks Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (7/6/2018).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra CEO PT MAP VP Sharma (tengah) bersama district coffee master Starbucks Rangga Hady Tama dan Ganesha IKG Sitanggang di Starbucks Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (7/6/2018).

KOMPAS.com - Jika kamu gemar menikmati kopi di Starbucks, mungkin kamu menyadari jika para barista kedai kopi tersebut tak hanya menggunakan satu apron (celemek) saja?

Ternyata, warna di balik apron tersebut memiliki arti tersendiri. Adapun apron barista yang biasa kita lihat di gerai Starbucks adalah apron hijau dan hitam.

Jadi, apa bedanya?

District Coffee Master Starbucks, Rangga Hady Tama menjelaskan, apron hitam digunakan oleh para barista yang sudah melewati sertifikasi tes sebagai ahli kopi. Mereka pun diberi gelar coffee master dan diperbolehkan menggunakan apron hitam.

Setiap tahunnya akan ada kompetisi barista. Untuk memilikinya, si barista harus memiliki gelar coffee master tersertifikasi.

Jika belum memilikinya, maka barista tersebut harus mengikuti rangkaian sertifikasi terlebih dahulu.

"Jadi seperti syarat minimal (ikut perlombaan). Kompetisinya ada banyak, tujuannya untuk berkompetisi dengan barista seluruh Indonesia dengan brand lain juga," ujar Rangga saat ditemui di gerai Starbucks Jalan Pangeran Diponegoro, Medan beberapa waktu lalu.


Jumlah pemilik apron hitam pun lebih sedikit. Rangga menyebutkan, setiap gerai Stsrbucks idealnya memiliki jumlah coffee master sebanyak 40 persen.

Namun, syarat ini tak selalu bisa dipenuhi karena percepatan pertumbuhan gerai Starbucks yang sangat pesat di Indonesia. Sementara, proses menjadi coffee master memerlukan waktu.


Jika dijalankan secara tekun dan intensif, proses tersebut bisa memakan waktu hingga sekitar tiga bulan.

Pada masa tersebut, gerai terus bertambah sehingga kebutuhan coffee master sering tak terpenuhi.

"Saat satu toko komposisinya sudah cukup, buka toko baru. Kan pecah lagi. Kebanyakan seperti itu. Untuk di Medan sendiri mungkin sekitar 20-40 persen," ucap dia.


Terkini Lainnya

Tampil Tetap Cantik di #10YearChallenge, Shandy Aulia Berbagi Rahasia

Tampil Tetap Cantik di #10YearChallenge, Shandy Aulia Berbagi Rahasia

Look Good
Kaum Milenial Pun Kini Koleksi Berlian...

Kaum Milenial Pun Kini Koleksi Berlian...

Look Good
Cukupkah Bakar Lemak Cuma Andalkan Kardio?

Cukupkah Bakar Lemak Cuma Andalkan Kardio?

Feel Good
Diet Sehat bagi Tubuh dan Lingkungan, Yuk Coba!

Diet Sehat bagi Tubuh dan Lingkungan, Yuk Coba!

Eat Good
Ada yang Menarik di Ajang 'Jakarta Sneaker Day 2019'...

Ada yang Menarik di Ajang "Jakarta Sneaker Day 2019"...

Look Good
Trik Kate dan Meghan agar Tampil Keren Selama Masa Hamil

Trik Kate dan Meghan agar Tampil Keren Selama Masa Hamil

Look Good
Saran Kemenkes untuk Cegah Obesitas

Saran Kemenkes untuk Cegah Obesitas

Eat Good
Solusi Lenyapkan Bekas Jerawat

Solusi Lenyapkan Bekas Jerawat

Look Good
Ridwan Kamil Pancing Tawa, Unggah Foto Afgan untuk #10YearChallenge

Ridwan Kamil Pancing Tawa, Unggah Foto Afgan untuk #10YearChallenge

Look Good
Gaya Ivanka Trump dengan Rok Midi saat Cuaca Dingin

Gaya Ivanka Trump dengan Rok Midi saat Cuaca Dingin

Look Good
Giliran Lipstik Merah Meghan Markle Jadi Sorotan

Giliran Lipstik Merah Meghan Markle Jadi Sorotan

Look Good
Cara Praktis Penuhi Kebutuhan Protein Saat Bentuk Otot

Cara Praktis Penuhi Kebutuhan Protein Saat Bentuk Otot

Eat Good
Merawat Rambut dengan Minyak Alami

Merawat Rambut dengan Minyak Alami

Look Good
Produk Wajib untuk Riasan Wajah ala Korea

Produk Wajib untuk Riasan Wajah ala Korea

Look Good
Sebelum Beli Berlian, Perhatikan Kriteria '6C'

Sebelum Beli Berlian, Perhatikan Kriteria "6C"

Look Good

Close Ads X