Kompas.com - 16/08/2018, 07:35 WIB
|
Editor Wisnubrata

Soal keaslian, Bhisma mengungkapkan rata-rata pakaian bekas original. Biasanya pakaian tersebut tampak sedikit kotor dan tak ada lagi hangtag

Sebaliknya, saat hunting, pastikan tidak tergoda dengan barang-barang dengan hangtag dan terlihat bersih. Pakaian dengan ciri tersebut, menurut Bhisma, bisa jadi justru palsu alias KW.

“Mending cari bekas, enggak ada hangtag. Cari pakaian yang masih bagus dan tinggal dicuci,” ujar Bhisma,

Jaga sikap dan hati-hati

Kendati barang-barang tersebut bekas, kita tetap perlu menjaga sikap dan tak semena-mena saat mencari. 

Setelah mencari, ada baiknya untuk dibenahi kembali jika tidak sesuai selera. “Karena (jika diberantakan) nanti penjual akan merasa gimana (sedikit kesal),” katanya.

Selain itu, pastikan juga untuk selalu berhati-hati. Sebab, toko semacam itu biasanya ada di kawasan ramai.

“Disarankan pakai pakaian santai, seperti celana pendek, sendal jepit. Kalau bisa tidak terlalu mencolok,” ujar Bhisma.

“Terus tidak sering main ponsel, karena meskipun tempat ini sudah aman, tapi enggak tutup kemungkinan memiicu kejahatan kalau pakai (busana dan ponsel) terlalu berlebih.”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.