Kompas.com - 07/11/2018, 08:10 WIB

Gally mengaku, sejak diluncurkan dan dibeli pertama kali oleh orang Yogyakarta, hasil penjualan sepatu itu memang untuk korban bencana di Palu.

“Saya orang Palu, banyak sahabat saya yang menjadi korban. Selain sepatu, kami KPJ (Kelompok Penyanyi Jalanan) juga akan membuat konser amal untuk Palu,” kata dia lagi.

Setelah dana terkumpul, ia lalu menyerahkannya langsung santunan itu kepada korban bencana, dengan membuka posko di Palu.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by @exodos57.indonesia (@exodos57) on Oct 30, 2018 at 11:35pm PDT

Permintaan Tinggi

Setelah 50 pieces sepatu seri Kearifan Lokal 2 habis, permintaan sepatu tersebut terus mengalir.

Namun, dia mengaku tidak bisa fokus hanya mengerjakan satu jenis sepatu. Akibatnya, Gally hanya mampu memproduksi satu jenis sepatu dalam tempo tiga minggu.

“Kalau pengerjaan satu sepatu ini sekitar 3-4 hari, karena detilnya lumayan banyak."

"Tapi karena mengerjakan banyak jenis sepatu, jadinya tiga minggu hanya bisa buat sepasang,” ucap Gally.

Mengenai perawatan, Gally memastikan, konsumen tidak perlu khawatir.

Tokonya bisa membantu membersihkan alas kaki itu dengan tarif Rp 35.000 untuk cuci, dan Rp 50.000 plus poles.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.