Muffest 2019 Suguhkan Empat Tema Tren Busana Muslim

Kompas.com - 26/11/2018, 14:58 WIB
Muslim Fashion Festival Indonesia (Muffest) 2019 akan menghadirkan busana dengan empat tema, yakni Exuberant, Neo Medieval, Svarga, dan Cortex. KOMPAS.com/Nabilla TashandraMuslim Fashion Festival Indonesia (Muffest) 2019 akan menghadirkan busana dengan empat tema, yakni Exuberant, Neo Medieval, Svarga, dan Cortex.

JAKARTA, KOMPAS.com - Muslim Fashion Festival Indonesia (Muffest) akan kembali digelar pada 2-5 Mei 2019 mendatang di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC).

Perhelatan yang diselenggarakan oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan Diandra Promosindo itu akan menghadirkan tren yang mengacu pada Indonesian Trend Forecasting 2019/2020 dengan tema besar bertajuk "Singularity".

Lebih dari 100 desainer akan membawakan koleksi busana yang terbagi menjadi empat tema kecil, yakni Exuberant, Neo Medieval, Svarga, dan Cortex.

"Utamanya Singularity, tapi keempat tema itu tidak bisa lagi dirangkum karena konsumen bermacam-macam," kata National Chairman IFC Ali Charisma dalam peluncuran Muffest 2019 di CGV Pacific Place, Jakarta, Senin (26/11/2018).

Ali menjelaskan, keempat tema tersebut menyampaikan masing-masing karakter berbusana muslim.

Svarga, misalnya, menampilkan gaya berbusana yang lebih etnik, Neo Medieval menonjolkan gaya yang yang lebih bold dan berani, Cortex menampilkan busana yang bergaya muda, sementara Exuberant lebih mengarah pada gaya yang lebih elegan dan mapan.

Muslim Fashion Festival Indonesia (Muffest) 2019 akan menghadirkan busana dengan empat tema, yakni Exuberant, Neo Medieval, Svarga, dan Cortex.KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Muslim Fashion Festival Indonesia (Muffest) 2019 akan menghadirkan busana dengan empat tema, yakni Exuberant, Neo Medieval, Svarga, dan Cortex.
Namun, secara keseluruhan konsep Muffest 2019 akan mengarah pada Cortex atau artificial intelligent.

Ditandai dengan cutting busana yang sederhana dan rapi, hingga dominasi warna putih dan abu.

"Untuk ambience kami ambil Cortex karena kami ingin Muffest ke depan didominasi oleh desainer muda. Karena kalau B2B (Business to Business) orang luar juga mengarah ke sana," kata Ali.

Menurutnya, para desainer muda perlu diarahkan agar lebih matang sehingga karya-karyanya bisa siap diekspor. Selain itu, mereka pun perlu diberi suntikan semangat agar mampu lebih produktif dalam menghasilkan karya busana.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X