Kompas.com - 16/01/2019, 16:25 WIB

Hikmat mulai berkecimpung di dunia sepatu sejak delapan tahun lalu, saat bergabung dengan Tegep Boots sebagai pegawai.

Baru pada 2014, ia memutuskan untuk memulai bisnisnya sendiri, dengan mengusung merek Hidalgo.

Ia memulai bisnis dengan membuat sneakers. Namun, Hikmat merasa ada yang hilang dalam dirinya sebagai anak "motor". Lantas, dia pun beralih membuat bot.

“Saya suka gaya maskulin karena basic saya suka main di motor. Jadi senang yang macho."

"Saya senang bot karena kalo dipake, penggunanya terlihat gagah, keren. Salah satu parameter laki-laki yang gunakan bot,” cetus dia.

Hikmat juga suka dengan warna-warna bot yang kucel. Karena bagi dia, bot itu harus kotor, lecet-lecet, karena digunakan kerja ataupun kegiatan sehari-hari.

Selain itu, keusangan pada bot tersebut juga sekaligus memperlihatkan sikap laki-laki.

Baca juga: Dengar Harga Sepatu Exodos57 Rp 2,9 Juta, Presiden Jokowi Protes

Itu pulalah yang membuat Hikmat menggunakan bahan berwarna vintage dengan jenis kulit agak lama, sehingga warna yang dikeluarkan lebih kucel.

“Tapi kalau sekarang, kulit sepatu baru dari sapi dan domba pun, warnanya banyak yang kucel. Jadi saya sekarang suka pakai yang baru juga,” imbuh dia.

Desainnya condong ke arah American boots yang gagah. Keunggulan Hidalgo berada pada pola sol yang empuk, sehingga nyaman dipakai.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.