Kompas.com - 25/03/2019, 12:00 WIB

KOMPAS.com - Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk melepas stres. Demikian pula dengan pengusaha muda Dita Soedarjo.

Mantan kekasih aktor dan pebasket Denny Sumargo itu mengaku memiliki caranya sendiri untuk melepas stres.

Caranya adalah dengan makan es krim, dan mendengarkan curhatan warganet lewat fitur direct message (DM) di akun Instagram-nya.

Menurut dia, sejak memutuskan hubungan dengan Denny, dan tidak melanjutkan rencana pernikahan, banyak perempuan yang curhat tentang masalah seputar percintaan.

"Enggak tahu kenapa, akhir-akhir ini sejak jomblo, (aku terima) ratusan DM dari cewek-cewek curhat," kata Dita saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Dita Soedarjo Akui Tak Mudah Kembali Berteman dengan Denny Sumargo

Dita pun menyadari, ada banyak orang yang juga mengalami masalah seperti dirinya.

Bahkan, kata dia, ada warganet yang bercerita batal menikah pada H-1 pesta pernikahan, dan bahkan di hari H.

Denny Sumargo dan Dita Soedarjo saat merayakan ulan tahun Denny di Panti Asuhan Dorkas, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).Kompas.com/Ira Gita Denny Sumargo dan Dita Soedarjo saat merayakan ulan tahun Denny di Panti Asuhan Dorkas, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Seorang warganet juga mengiriminya gaun dan sepatu pernikahan, berharap Dita mau membantunya menjual pakaian tersebut setengah harga, untuk acara amal (charity).

Hal itu -ternyata, diakui Dita, bisa membuat stres yang dialaminya menguap.

"Cara relieve stres aku balesin (DM) mereka. Karena aku merasa aku enggak sendirian di masalah aku. Banyak cewek yang batal menikah, bahkan lebih parah dari aku," tutur dia.

Menurut dia, warganet adalah pedang bermata dua.

Terkadang mereka bisa "membunuh" atau menghujatnya, tetapi terkadang bisa menjadi orang-orang yang menguatkan.

Apalagi, beberapa orang dengan terbuka menceritakan masalahnya secara mendalam kepada Dita.

"Sebelum hal ini terjadi pada aku, aku kayak underestimate the power of words. Tapi ternyata the right words at the right time membuat kita kayak lega, kayak minum air dingin pas lagi kepanasan," kata Dita.

Baca juga: Baru Pertama Kali Jatuh Cinta, Dita Soedarjo Berat Lepaskan Denny Sumargo

Meski begitu, Dita juga tetap menerima banyak komentar negatif warganet yang datang ke Instagram-nya.

Terkadang ia menghapus komentar-komentar tersebut, namun terkadang membiarkannya.

Menurut Dita, opini warganet bukanlah segalanya. Meskipun ia juga tak menampik, komentar negatif terkadang berdampak juga padanya.

"Just keep it balance, lah. Kita harus dengar (komentar orang lain), enggak boleh kepedean. Kadang mereka juga benar," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.