Mudik Lewat Karawang? Cicipilah 10 Kuliner Andalan Ini...

Kompas.com - 04/06/2019, 10:00 WIB
Kondisi lalu lintas di Simpang Jomin, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (3/6/2019). GARRY ANDREW LOTULUNG/KOMPAS.comKondisi lalu lintas di Simpang Jomin, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (3/6/2019).

KOMPAS.com – Karawang yang selama ini dikenal sebagai kota industri dengan julukannya “Goyang Karawang”, menyimpan berbagai kuliner legendaris.

Setidaknya ada 10 kuliner khas Karawang yang direkomendasikan Kementerian Pariwisata.

Kuliner tersebut cocok untuk dicicipi saat berkunjung, mudik, atau singgah di Karawang.

Ke-10 kuliner tersebut adalah:

1. Ikan Gabus Bumbu Pucung

Bagi penggemar ikan, menu ini wajib dicoba. Rasanya yang sedap, cocok untuk dijadikan santap siang bersama nasi hangat.

Baca juga: Ikan Gabus Terbukti Dapat Obati Diabetes

“Ikan gabus bumbu pucung ini terletak di daerah Rawamerta, tepatnya di Desa Panyingkiran,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam rilis yang diterima Kompas.com, belum lama ini.

2. Pepes Walahar Pak Hj Dirja

Kuliner khas Karawang yang wajib dicoba adalah Pepes Jambal Walahar Haji Dirja, yang terletak dekat Bendungan Walahar.

Rumah makan ini menyediakan beragam menu pepes. Terutama pepes jambal yang menjadi menu utama dan digemari banyak orang.

Selain mengunggulkan rasa makanannya, tempat ini memberikan nuansa nyaman dari desain alaminya sehingga akan membuat pengunjung betah berlama-lama di sana.

3. Ratu Penyet

 

Ini dia gudangnya menu penyetan paling mak nyoss di Karawang. Menunya super lengkap.

Ada Ayam Penyet, Bebek Penyet, Empal Gepuk Penyet, Iga Penyet sampe Ikan Penyet.

Pilihan sambelnya pun jempolan. Ada sambel XP (Xtra Pedas), Pedas, Sedang dan Tidak Pedas.

Berbagai penyetan ini bisa didapat di Jalan Kertabumi 16 Karawang.

4. Tahu Bambu

Karawang punya tahu bumbu Sari Rasa yang berdiri sejak tahun 1980-an. Tempatnya berada di Jalan Dewi Sartika.

Baca juga: Sate Kempleng hingga Tahu Bakso, Kuliner Khas di Rest Area Semarang

Kedai ini menyajikan tahu bumbu yang banyak digemari orang dan menjaga agar tahu selalu hangat, yaitu dengan menggorengnya terus-menerus pada api yang kecil.

5. Soto Tangkar Mang Nean

Soto Tangkar Mang Nean berlokasi di Jalan Dewi Sartika, tepatnya di samping Hotel Dewi.

Soto tangkar ini memiliki rasa yang khas dari bumbu serta resep turun-temurun sejak tahun 1980-an.

Nama Mang Nean sendiri diambil dari nama pemilik dan pendiri warung soto tangkar tersebut, yang kemudian usaha itu dilanjutkan oleh anak-anaknya hingga saat ini.

6. Soto Gempol

 

Ada juga kuliner soto lainnya yang terkenal di Karawang yaitu Soto Gempol. Dari penampilannya, Soto Gempol agak mirip dengan Soto Betawi khas Jakarta.

Namun tentunya Soto Gempol ini memiliki cita rasa yang khas dari pendirinya, yaitu Abdul Syukur dan Fatimah.

Kuah Soto Gempol berwarna lebih kekuningan, dan Anda dapat menambahkan bawang serta acar supaya terasa lebih sedap.

Baca juga: Soto Ayam, Sate, dan Rendang Goyang Lidah Orang Argentina

7. Lesehan Mang Ajo

Lesehan Mang Ajo yang terletak di Teluk Jambe Barat ini berkonsep pemancingan sekaligus rumah makan yang berbentuk gubuk-gubuk kecil.

Desainnya dibuat natural dan menyatu dengan alam.

Ikan hasil pancingan dapat dimasak untuk dimakan langsung atau dibawa pulang, yang biasanya dibanderol sekitar Rp 25.000 per kilogram.

Selain menu berbahan dasar ikan, resto ini menawarkan sop, sate, ayam, nasi goreng, dan lain sebagainya.

8. Es Walikota

 

Es Walikota merupakan kepanjangan dari Es Warung Lingkungan Kota. Ini sesuai dengan lokasinya yang berada di daerah kota Karawang.

Pada kedai es ini, Anda dapat memilih sendiri es, buah, roti, maupun snack yang ingin dimakan dalam ukuran mangkuk tertentu.

Sistem swalayan ini ternyata dapat menarik perhatian pengunjung untuk datang dan mencoba berbagai menunya.

Baca juga: Es Cendol dan Gorengan Warnai Buka Puasa di Panama

9. Ayam Panggang M Ochit

Ayam panggang ini banyak digemari dan dicar orang, karena rasanya yang khas dan lezat.

Selain ayam panggang, kedai ini menyediakan menu nasi timbel lengkap dengan lalapan dan sambalnya

Jika penasaran, silahkan kunjungi kedai Ayam Panggang M Ochit yang terletak di depan SD Mandalasari, Karawang.

10. Soto Sadang

Soto Sadang aslinya berada di Purwakarta. Tepatnya berada di perbatasan Purwakarta Karawang.

Soto ini memiliki dua jenis kuah yakni bening dan santan. Soto bening ini merupakan kuliner dengan kuah kaldu yang berasal dari daging rebus dengan api kecil dalam waktu yang lama.

Kuahnya jernih, namun rasanya gurih pekat dengan kaldu.

Baca juga: Ketoprak Disiram Kuah Kaldu Sapi, Hanya Ada di Solo

Sementara untuk Soto Santan akan ada irisan lauk, berkuah santan berwarna kuning pucat dan rasanya gurih kuat.

Bagi yang ingin mencobanya, bisa datang ke Jalan Veteran No 12, Sadang, Ciseureuh, Purwakarta. Lokasinya persis di samping Jembatan KA, Purwakarta.

Tempat makan ini buka 24 jam, sehingga tidak perlu khawatir tidak bisa memakannya karena tutup.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X