Viral Orangtua Bikin Jera Anak Main Ponsel dengan Beri Lingkaran Hitam pada Mata, Bolehkah?

Kompas.com - 16/07/2019, 12:12 WIB
Ilustrasi anak-anak bermain ponselShutterstock Ilustrasi anak-anak bermain ponsel

KOMPAS.com - Foto dan video yang menampilkan anak dengan lingkaran hitam pada mata viral di media sosial beberapa hari ini.

Pada foto dan video yang beredar itu, disebutkan bahwa lingkaran hitam pada mata itu sengaja dibuat oleh orangtuanya untuk membuat sang anak jera bermain ponsel.

"Ini adalah perbuatan ibunya yang make up pas lagi tidur lalu pas bangun anak tanya kenapa mata hitam. Ibu jawab, karena terlalu banyak main HP. Anak nangis terisak-isak menyesal. Hahaha boleh coba mak emak," demikian bunyi salah satu caption pada foto yang beredar.

Unggahan ini pun dibagikan ulang ribuan kali.

Bagaimana pandangan pemerhati anak terhadap cara ini?

Viral, seorang anak diberi makeup hitam di sekitar mata karena terlalu sering bermain HP.Facebook: Zahnia Gita Viral, seorang anak diberi makeup hitam di sekitar mata karena terlalu sering bermain HP.

Psikolog yang juga pemerhati anak, Seto Mulyadi, menilai, cara mendidik anak dengan memberi hukuman seperti itu kepada anak merupakan tindakan yang tidak dibenarkan.

"Untuk parenting (cara pengasuhan) seperti itu, saya kira tidak bisa dibenarkan sama sekali. Ini bisa juga semacam pendidikan yang salah atau bisa juga kekerasan terhadap anak," ujar Seto saat dihubungi Kompas.com, Senin (15/7/2019).

Seto mengatakan, cara memberi lingkaran pada kedua mata agar si anak menjadi jera, termasuk perundungan.

"Iya, itu kan mempermalukan anak, mem-bully anak juga. Nah, ini bagian dari kekerasan terhadap anak," ujar Seto.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X