Menikmati Kreasi Burger dan Crazy Milkshake di Black Tap Singapura

Kompas.com - 22/12/2019, 10:10 WIB
Crazy Milkshake dari restoran Black Tap Craft Burgers and Beers di Marina Bay Sands Singapura. KOMPAS.com/Lusia Kus AnnaCrazy Milkshake dari restoran Black Tap Craft Burgers and Beers di Marina Bay Sands Singapura.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Mungkin kita bisa menemukan burger di banyak restoran, tetapi jika ingin mencicipi kreasi burger yang "Amerika banget" di Asia, maka Black Tap Craft Burgers and Beers di Marina Bay Sands Singapura adalah tempat yang tepat.

Sejak awal di buka pada awal 2019 lalu, hingga kini restoran yang berasal dari New York, AS, tak pernah sepi pengunjung.

Restoran yang dimiliki pasangan suami istri Chris Barish dan Julie Mulligan ini telah memiliki 15 cabang di berbagai kota dunia.

"Awalnya kami hanya membuka restoran dengan 15 kursi di Soho, sangat intimate. Kini kami sudah punya 15 cabang," kata Chris dalam wawancara di sela acara Epicurean Market 2019 di Singapura (14/12).

Kesuksesan restoran ini semakin membangkitkan penasaran seperti apa kreasi rasanya. Kompas Lifestyle pun mencoba tiga burger yang paling banyak dipesan di sini, yaitu The Greg Norman, The All American burger, serta Texan Burger.

Baca juga: Selain Tempe Goreng, Tempe Bisa Diolah jadi Burger dan Cookies

The All American BurgerKOMPAS.com/Lusia Kus Anna The All American Burger

Ketiga burger ini disajikan dalam porsi jumbo yang memang menjadi ciri khas restoran Amerika. Rotinya terlihat gemuk dan membumbung karena diisi dengan daging burger yang padat. Porsi side dish-nya, seperti kentang dan salad, juga banyak dan tentunya membuat perut semakin kenyang.

Dengan porsinya yang besar, sebenarnya burger-burger ini cukup disantap untuk dua orang. Tetapi jika kamu tak peduli dengan kalori dan ingin memanjakan perut, jangan ragu menghabiskannya sendiri.

Keistimewaan burger di restoran ini adalah dagingnya yang lembut, berpadu dengan keju dan sausnya yang spesial, mulai dari saus mayo, buttermilk-dill, serta saus barbekyu.

"Buttermilk-dill memang sangat populer dan sudah ada sejak restoran kami dibuka. Setiap hari kami membuatnya fresh," ujar Julie.

Baca juga: Memuaskan Gairah pada Dunia Kuliner di Epicurean Market 2019

Chris Barish dan Julie Mulligan, pemilik restoran Black Tap Craft Burgers & Beers.KOMPAS.com/Lusia Kus Anna Chris Barish dan Julie Mulligan, pemilik restoran Black Tap Craft Burgers & Beers.

Ia menambahkan, sebagian besar hidangan di Black Tap dibuat sendiri setiap hari, misalnya roti, saus, atau daging burger. Namun, untuk beberapa produk tambahan mereka mengambilnya dari sumber-sumber terbaik.

"Menu di sini perpaduan antara produk dari klasik brand dengan resep homemade," ujarnya.

Selain burger, kami juga memasan salad berisi sayuran segar dan onion ring. Seperti menu utamanya, kedua hidangan itu juga berukuran jumbo. Terlebih onion ring-nya yang berukuran hampir tiga kali lebih besar dibanding onion ring lain.

Dibuat menggunakan bawang bombai segar, onion ring dengan cocolan saus mayo ini memang mengesankan. Teksturnya garing, tetapi lembut di dalam.

Menu favorit lainnya adalah fried mozarella yang sungguh istimewa, memiliki tekstur renyah berpadu dengan lembutnya keju. Sangat berbeda dengan menu serupa di restoran lain.

Vegan Burger SaladKOMPAS.com/Lusia Kus Anna Vegan Burger Salad

Milkshake heboh

Jika sudah di sini, wajib untuk memesan Crazy Shake yang merupakan signature dari Black Tap. Sesuai dengan namanya, milkshake di restoran ini memang "gila-gilaan" memberikan topping dan isian.

Pesanan kami, yaitu Churro Choco Tako Shake, dibuat dalam satu gelas besar yang kemudian diisi dengan es krim, whipped cream, sereal, dan dua churos. Sangat heboh. Rasanya? Sangat creamy dan tentu saja manis.

Julie menceritakan, semula Black Tap hanya menyediakan milkshake klasik. Namun, ketika ada acara-acara khusus, mulai ditambahkan beberapa topping dan beberapa bahan lain, seperti permen, dan terus berkembang seperti sekarang.

"Crazy shake kami yang pertama adalah Candy Shake. Ketika itu mulai ada beberapa tamu kami yang mempostingnya di media sosial dan akhirnya viral," ujarnya.

Suatu hari, Chris bercerita, ia ditelepon manajernya karena antrean ke restorannya mencapai hampir 3 jam, gara-gara "milkshake gilanya" viral.

Penampilan crazy shake di restoran ini memang unik dan Instagramable. Pengunjung juga bisa melihat langsung dan memotretnya tentu saja, bagaimana bartender menyiapkan crazy shake ini, karena letak barnya ada di depan.

Jadi, mencicipi kreasi burger dan milkshake ini merupakan kesempatan yang tak boleh dilewatkan jika berkunjung ke Singapura.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X