Kompas.com - 20/02/2020, 16:31 WIB
celana bokong Kim Kardashian NYPcelana bokong Kim Kardashian
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Setiap orang ingin memiliki bentuk tubuh yang indah. Dan bicara soal itu, tak sedikit perempuan yang ingin memiliki bokong seperti Kim Kardashian.

Rupanya ide itu sekarang bisa diwujudkan tanpa operasi plastik, melainkan dengan menggunakan celana yang bentuknya menyerupai bagian belakang Kim itu.

Seniman konseptual Skandinavia, Ida Jonsson (22), dan Simon Saarinen (24), bergabung dengan perancang busana asal Swedia, Beate Karlsson (24) untuk merancang "bokong" Kim Kardashian agar bisa dipakai orang lain.

Ketiganya memulai debut replika dari bagian tubuh Kim Kardashian di New York Fashion Week.

Mereka meluncurkan "The Bum", celana pendek biker yang terinspirasi oleh Kim Kardashian, terbuat dari silikon fleksibel yang berfungsi sebagai shapewear, di acara majalah Elle minggu lalu.

Celana itu kemudian dibawa menuju catwalk di luar pertunjukan Rebecca Minkoff dan Christopher John Rogers di Spring Studios.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"The Bum" dipamerkan oleh Beate Karlsson, dengan jaket puffer berwarna merah, atasan berbahan denim, sepatu boot dengan toe terbuka, serta kacamata hitam.

Baik penikmat fashion dan fotografer street-style tak dapat memalingkan pandangan dari apa yang dikenakan Karlsson.

"Kamu bisa melihat kebingungan di mata orang-orang," kata Karlsson kepada NY Post.

"Kami dengan cepat dikelilingi oleh sekelompok paparazzi yang ingin mengambil gambar 'The Bum.'"

celana bokong Kim KardashianNYP celana bokong Kim Kardashian
Jonsson, Saarinen, dan Karlsson --yang berbasis di New York-- memulai proyek "The Bum" dua tahun lalu.

Jonsson dan Saarinen memulai dengan menganalisis seluruh gambar dan informasi yang bisa mereka temukan secara online guna menghasilkan foto realistik dan rendering dari skala 3D Kim Kardashian.

Namun Saarinen menyebut, gambar dan informasi soal bokong Kim itu telah sedikit berubah sejak tahun 2018.

Setelah itu, mereka meminta sekolah desain Parsons dan Central Saint Martins mewujudkan versi yang "bisa dikenakan".

Mereka sedang dalam proses penyempurnaan prototipe yang mereka buat selama Fashion Week, berukuran 388 cm dan memiliki keliling 106,68 cm.

Tujuannya, menjadikan celana itu ringan dan senyaman mungkin sebelum dijual dalam jumlah terbatas di musim semi nanti.

Saat ini, mereka sedang mengeksplor bagaimana bisa memproduksi bokong Kim Kardashian di Cina, Portugal, hingga Brooklyn.

"Kami mungkin akan menggunakan campuran bahan silikon, spandex, dan mikrofiber. Namun kami belum sepenuhnya memutuskan bagaimana produk itu akan terwujud," ucap Karlsson.

Celana ini tampak seperti bentuk bokong Kardashian yang curvy, dengan desain akhir akan menelan biaya antara 450 - 600 dollar AS (sekitar Rp 6,1 juta - 8,2 juta).

"Kita hidup di masa orang siap menjalani operasi serius dan terkadang berbahaya untuk membuat bokong mereka tampak seperti milik Kardashian," kata Saarinen.

"Bokong Kardashian mungkin salah satu simbol paling dikenal dan dibicarakan di Instagram."

Namun di Instagram, "The Bum" telah berada di bawah pengawasan, dan beberapa orang menyebut karya itu adalah "cultural appropriation."

Cultural appropriation merupakan istilah yang dipakai untuk mendefinisikan pengambilan bentuk, tema, proses kreatif atau sesuatu yang artistik oleh seseorang atau kelompok.

Cultural appropriation bermakna negatif, karena berkonotasi eksploitasi dan dominasi.

Kendati demikian, para desainer melihat proyek yang terilhami dari Kim Kardashian tersebut sebagai "landscape media sosial hiperbolik, di mana semua orang berjuang untuk menonjol," ucap Jonsson.

"Ini adalah misi kami sebagai seniman untuk mempertanyakan, dan terkadang menyoroti tuntutan perubahan yang mengelilingi kami guna mengawali diskusi," kata Karlsson.

"Ini sama seperti perayaan seorang wanita yang berhasil menciptakan merek bernilai jutaan dollar dari bokongnya," kata Jonsson.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber NYPost
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.