Cegah Infeksi Corona, Hindari Pakai Sampel Produk di Toko Kosmetik

Kompas.com - 10/03/2020, 11:15 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Pengobatan dan vaksin untuk virus corona memang belum ditemukan. Tetapi, kita bisa melakukan pencegahan agar tidak tertular virus yang sudah menginfeksi lebih dari 110.000 orang ini.

Menjaga kebersihan tangan dan menghindari tempat kerumunan sangat disarankan. Selain itu, untuk para pecinta kecantikan juga sebaiknya menghindari penggunaan sampel produk yang biasa disediakan di toko-toko kosmetik.

Pusat Pencegahan dan Penularan Penyakit (CDC) Amerika telah menyebutkan bahwa virus corona bisa menyebar melalui permukaan benda-benda yang terkontaminasi.

Di Amerika Serikat, muncul desakan dari konsumen agar ritel kecantikan seperti Sephora atau Ulta Beauty menghilangkan produk contoh dari toko selama wabah corona.

Produk sampel tersebut dianggap bisa menjadi sarana penularan virus karena dipakai oleh banyak orang secara bergantian.

Kendati begitu, pihak Ulta Beauty mengatakan kepada Insider bahwa tidak semua pelanggannya khawatir dengan penularan virus lewat sampel produk.

"Kami selalu melakukan tindakan pencegahan dengan mengelap seluruh meja tempat sampel produk, pegangan pintu, botol-botol sampel, dan semuanya," kata salah karyawan Ulta Beauty.

Baca juga: Berapa Lama Virus Corona Bisa Hidup di Permukaan Benda?

Sementara itu, perwakilan Sephora mengatakan bahwa mereka masih memonitor keadaan dan telah menginstruksikan para karyawan di toko untuk meningkatkan protokol higienitas.

Menurut dokter dermatologi Joshua Zeichner, ada atau tidak ada wabah kita memang harus berhati-hati menggunakan produk sampel di toko. Dengan adanya wabah, maka kita harus meningkatkan lagi kewaspadaan.

"Kita tahu bahwa virus bisa menyebar melalui paparan langsung dengan droplet. Sangat mungkin virusnya bisa hidup selama beberapa waktu di lingkungan lembab, seperti lipstik atau makeup cair," kata Zeichner.

Jika kita melakukan kontak dengan benda-benda yang terkontaminasi droplet, maka risiko kita tertular pun menjadi besar.

"Hindari kontak dengan produk yang sudah terkena kulit orang lain. Setiap kuas harus dibersihkan dengan teliti, demikian juga spons makeup. Memakai produk yang kotor bukan cuma membuat kulit iritasi dan berjerawat, tapi juga infeksi," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X