Bukan Hanya Orangtua, Anak-anak Juga Ingin Didengarkan

Kompas.com - 21/03/2020, 21:30 WIB
/Ilustrasi Shutterstock/Ilustrasi

KOMPAS.com - Dibutuhkan kesabaran dan keterampilan dalam mengasuh anak. Apalagi, setiap anak unik dengan kepribadiannya yang berbeda.

Di sisi lain tak ada sekolah menjadi orangtua. Sebagai orangtua kita akan terus belajar seiring perjalanan mengasuh dan mendidik anak.

Anak-anak ingin didengarkan

Dalam percakapan apa pun dengan anak-anak, tahukah kamu mengapa mendengarkan itu penting? Ya, itulah satu-satunya cara untuk dapat mengetahui tentang perasaan dan emosi anak-anak.

Karena, jika kamu mengabaikan emosi anak dan tidak berbagi perasaan dengan mereka, bukan tak mungkin anak akan tumbuh menjadi seseorang yang kesepian dan tertekan.

Sama seperti orang dewasa - yaitu orangtua, setiap anak ingin didengarkan dan ingin perasaan mereka diakui oleh orang yang mereka cintai. Ini memberi mereka rasa aman dan kepuasan.

Baca juga: Gaya Parenting agar Anak Tumbuh Bahagia

Sayangnya, kesibukan seringkali membuat orangtua cenderung mengabaikan kebutuhan psikis anak-anak mereka, termasuk kebutuhan untuk didengarkan.

Jika kita ingin membesarkan anak-anak yang sehat secara emosional, sangat penting untuk menjadi pendengar yang baik.

Berikut empat alasan pentingnya mendengarkan dalam komunikasi antara orangtua dan anak.

1. Mendengarkan membantu orangtua memahami perasaan anak

Jika perasaan anak tidak pernah dipahami dan diakui, anak akan menjadi penyendiri atau justru berubah menjadi anak yang selalu mencari perhatian dengan membuat ulah sepanjang waktu hanya demi mendapatkan perhatian orangtuanya.

2. Mendengarkan memberi mereka rasa aman

Ketika orangtua dengan sabar mendengarkan curahan hati anak, ia akan merasa aman karena itu berarti ia dapat mengandalkan orangtuanya dan mendapat petunjuk apa yang harus dilakukan.

Itulah sebabnya, sesibuk apapun orangtua, cobalah untuk sesering mungkin menghabiskan waktu berkualitas dengan anak-anak, untuk memahami perasaan mereka dan membuat mereka merasa aman.

Baca juga: Orangtua, Kenali Manfaat Organic Parenting untuk Pertumbuhan Anak yang Optimal

 

3. Mendengarkan membuat anak merasa terlindungi

Ketika masalah muncul, orangtua adalah orang pertama yang bisa dipercaya oleh anak. Mereka yakin apapun masalahnya, orangtua akan melindunginya.

Bagi anak-anak orangtua mereka adalah sosok yang bisa mereka andalkan dalam berbagai kondisi.

4. Mendengarkan membantu orangtua memahami anak

Jika kamu ingin mengetahui, bagaimana anakmu, seberapa sehat atau tidak sehatnya, dan seberapa besar ia mencintaimu, penting untuk menjadi pendengar yang baik bagi mereka.

Jangan pernah memandang anak-anak hanyalah anak kecil yang tak mengerti apapun atau menganggap ocehan-ocehan manis mereka adalah sesuatu yang tak penting.

Dengarkan setiap ocehan dan ceritanya, bahkan ketika itu hanya tentang hal sepele, seperti soal mainannya atau soal rasa makanannya.

Percayalah, ketika orangtua mau mendengarkan dan menanggapinya, mereka akan merasa sangat dicintai.

Satu hal yang perlu dipahami, dengan menjadi pendengar yang baik untuk anak-anak, maka secara bertahap kamu akan menjadi orangtua yang lebih baik.

Karena dengan begitu, orangtua akan mengenal anak-anaknya dengan lebih baik dan membuat hubungan dengan anak-anak menjadi lebih kuat.

Baca juga: 6 Tips Parenting Anak Cerdas Sesuai Rekomendasi Psikolog

 



Sumber Boldsky
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X