Waspadai Gejala Kecemasan Selama Pandemi Covid-19

Kompas.com - 28/03/2020, 18:50 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 yang terus menyebar mendatangkan rasa takut dan kecemasan. Selain menjaga kesehatan fisik, kita pun perlu mengelola kecemasan itu agar tidak memengaruhi kesehatan mental.

Para dokter di Amerika Serikat menyebutkan, walau belum ada angka pasti, tetapi ada kenaikan gangguan cemas dan depresi pada pasien, terutama pada mereka yang sebelumnya sudah memiliki gangguan cemas.

Jenis kecemasan yang rentan dialami dalam kondisi tidak pasti seperti sekarang, yaitu obsessive-compulsive disorder ( OCD), gangguan kecemasan umum, gangguan kecemasan sosial, serta gangguan kecemasan perpisahan.

Karena saat ini para pakar kesehatan menyarankan agar kita selalu menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain, jenis kecemasan perpisahan mungkin yang paling akan dirasakan karena merasa terisolasi.

Gangguan kecemasan secara umum juga diperkirakan meningkat. Ini wajar karena banyak orang yang merasa bingung dan stres karena keuangannya berantakan selama wabah, atau karena stres mengasuh anak di rumah.

“Gangguan kecemasan selalu didasarkan pada dua kata: “Bagaimana Jika”, yang diikuti dengan scenario terburuk yang bisa dibuat oleh otak,” kata psikolog Patrick McGrath seperti dikutip oleh Time.com.

Baca juga: Tingkat Kecemasan akibat Wabah Virus Corona Meningkat

Menurut psikiater Lahargo Kembaren kepada Harian Kompas (28/3), rasa stres, bingung, cemas, dan panik, adalah reaksi psikologi wajar selama berlangsung krisis.

”Ketika kecemasan dan stres negatif terjadi berlebihan, mengganggu fungsi sehari-hari, dan menimbulkan penderitaan, itu indikasi munculnya gangguan cemas,” lanjutnya.

Kecemasan yang berlebihan itu terjadi jika muncul sejumlah gejala fisik dan psikologis yang sebelumnya tidak ada pada tubuh kita.

Rapid Test massal Covid -19 di Puskesmas Cilodong Depok, Jumat (27/3/2020). Hari ini 11 puskesmas di Depok, meliputi Puskesmas Depok Jaya, Beji, Abadi Jaya, Cilodong, Sukatani, Cinere, Pengasinan, Cipayung, Duren Seribu, Tugu, dan Limo menggelar rapid test massal.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Rapid Test massal Covid -19 di Puskesmas Cilodong Depok, Jumat (27/3/2020). Hari ini 11 puskesmas di Depok, meliputi Puskesmas Depok Jaya, Beji, Abadi Jaya, Cilodong, Sukatani, Cinere, Pengasinan, Cipayung, Duren Seribu, Tugu, dan Limo menggelar rapid test massal.

Gejala kecemasan

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X