Lawan Virus Corona, Brand Fashion Kini Buat APD

Kompas.com - 28/03/2020, 20:39 WIB
Sekelompok perawat mengenakan pakaian pelindung diri saat pergantian shift mereka di Rumah Sakit Cremona, tenggara Milan, Lombardy, Italia, Kamis (12/3/2020). Selama diberlakukannya lockdown di Italia terkait meledaknya penyebaran virus corona di negara tersebut, sosok para tenaga medis banjir dukungan atas dedikasi mereka yang menjadi pahlawan dalam menangani serbuan pasien corona. AFP/PAOLO MIRANDASekelompok perawat mengenakan pakaian pelindung diri saat pergantian shift mereka di Rumah Sakit Cremona, tenggara Milan, Lombardy, Italia, Kamis (12/3/2020). Selama diberlakukannya lockdown di Italia terkait meledaknya penyebaran virus corona di negara tersebut, sosok para tenaga medis banjir dukungan atas dedikasi mereka yang menjadi pahlawan dalam menangani serbuan pasien corona.

KOMPAS.com— Label-label fashion mewah asal Eropa kini memilih untuk menggunakan pabrik-pabrik fesyen mereka untuk memproduksi alat pelindung diri (APD) guna memproteksi para tenaga medis.

Armani telah mengumumkan bahwa semua pabrik produksi Italia telah beralih ke pembuatan overall medis sekali pakai, dalam upaya melindungi pekerja perawatan kesehatan di Milan, Roma, dan wilayah Tuscany.

Label Bulgari yang berbasis di Roma - yang berada di bawah payung LVMH dan biasanya dikenal dengan perhiasan, arloji, wewangian, dan barang-barang kulitnya - sekarang merilis hand sinitizer.

Merek kelas atas itu juga berjanji akan membuat ratusan ribu botol gel pembersih tangan yang dapat didaur ulang, untuk didistribusikan ke fasilitas medis di Italia.

Baca juga: Prada, Gucci dan Merek Fashion yang Ikut Produksi Masker Kesehatan

LVMH sebelumnya mengumumkan rencana untuk mengatasi kekurangan masker wajah di Perancis.

"Berdasarkan jaringan distribusi globalnya, LVMH telah berhasil mengamankan pesanan dengan pemasok industri China untuk pengiriman 10 juta masker di Prancis," kata konglomerat itu dalam rilisnya pekan lalu.

Pesanan masker itu akan diulang setiap minggu untuk bulan berikutnya, dengan harapan memberikan 40 juta masker kepada tenaga kesehatan Prancis.

Sementara itu, Gucci menyumbangkan lebih dari 2 juta US dollar atau setara dengan Rp 32 Miliar untuk dialokasikan sebagai Dana Respons Solidaritas Covid-19 dari Organisasi Kesehatan Dunia dan Departemen Perlindungan Sipil Italia.

Baca juga: WHO: Kekurangan APD Kronis dan Global, Solusinya Kerja Sama dan Solidaritas

Label Italia juga menggunakan platform media sosialnya untuk mendorong pengikutnya agar memberi sumbangan dalam kampanye yang disebut "Kita Semua dalam Ini Bersama-Sama."

Pabrik Prada di Perugia, Italia, juga sudah mulai memproduksi 80.000 APD dan 110.000 masker yang akan dikirim ke petugas perawatan kesehatan dalam beberapa hari mendatang.

Label-label mewah ini bergabung dengan merek-merek fashion H&M, Gap Inc. dan Canada Goose, yang juga berjanji untuk memproduksi APD untuk membantu pekerja medis memerangi virus corona.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber NYPost
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X