Kompas.com - 25/04/2020, 20:00 WIB

Mereka berpikir saat seperti ini, pelaku brand lokal harus bersatu dan saling mendukung.

“Inisiatif ini tidak hanya mengenai promosi kepada konsumen. Tapi juga solidaritas antarsesama brand lokal,” tutur Achmad.

Pada awalnya, ia menargetkan acara ini diikuti 500 brand lokal. Di luar dugaan, tiga hari setelah pendaftaran, 476 brand lokal mendaftar.

Hingga akhirnya, 1.152 brand lokal bergabung, sebelum panitia menutup masa pendaftaran.

Penutupan dilakukan sebab panitia yang hanya berjumlah tujuh orang cukup kerepotan mengurusi 1000an brand.

Ia membandingkan, saat dia menyelenggarakan Harbolnas, penyusunan tim adhoc berjalan tujuh bulan sebelum acara.

Baca juga: Dari Kacamata hingga Sneaker, Gerakan Brand Lokal Memerangi Corona

Namun, karena sangat spontan dan mendesak, dalam 25 hari acara ini bisa terwujud. Walau untuk mewujudkannya, banyak anggota tim yang tidak tidur.

“Banyak panitia yang gak tidur-tidur. Ini hystorical moment dan gila sih menurut gue. Tujuh orang tim adhoc ngurus 1.152 brand,” ucap dia.

Terlepas dari itu, bagi Achmad, hal ini adalah sesuatu yang harus diperjuangkan. Sebab, banyak orang yang bergantung pada keberlangsungan brand lokal tersebut.

“Satu brand lokal biasanya memiliki 5-10 karyawan. Tukang potong kain, jahit, dan mereka low income community, dan mereka tulang punggung keluarga,” kata dia.

Achmad mengungkapkan, di antara mereka, banyak yang tidak berpendidikan tinggi sehingga sulit mencari pekerjaan lain.

Baca juga: Trunk Show The Pop Up, Wujud Bangkitnya Brand Lokal Premium Bandung

Ke depan, HBBL akan digelar kembali. Bukan hanya itu, tujuan besarnya adalah membangun ekosistem dan support system, sehingga brand lokal bisa saling menguatkan.

“Jangan salah, produk lokal memiliki kualitas yang bagus, bahkan lebih bagus dari produk-produk di luaran sana,” cetus dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.