Kompas.com - 06/07/2020, 19:59 WIB
Foto sampul Vogue Portugal Juli/Agustus 2020 menuai kontroversi. Tangkap layar metro.co.ukFoto sampul Vogue Portugal Juli/Agustus 2020 menuai kontroversi.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Vogue Portugal baru saja menarik satu dari empat sampul untuk edisi Juli/Agustus 2020 mereka. Ini dilakukan menyusul sejumlah kritik yang diterima karena sampul mereka dianggap melakukan stereotip terhadap penyakit mental dan rumah sakit jiwa.

Pada sampul tersebut terlihat seorang model perempuan tengah duduk telanjang di bak mandi dan dua orang berseragam perawat kuno menumpahkan air ke atas kepalanya.

Pada sebuah unggahan di Instagram, Vogue Portugal mengungkapkan gambar itu akan menjadi satu dari empat topik yang mereka sebut sebagai "Madness Issues".

Banyak warganet yang berkomentar mengatakan gambar itu punya "selera yang buruk" dan mereka merasa gambar itu terlalu ofensif.

Warganet lain mengatakan mereka fokus pada petugas rumah sakit jiwa dengan lingkungan yang steril dan kostum perawat kuno, padahal mereka menilai unit kesehatan mental modern bisa sangat berbeda daripada apa yang digambarkan dalam foto tersebut.

Empat sampul Vogue Portugal Juli/Agustus 2020.Tangkap layar metro.co.uk Empat sampul Vogue Portugal Juli/Agustus 2020.
Awalnya, Vogue Portugal mengunggah pernyataan yang menjelaskan bahwa sampul itu menggambarkan adegan rumah sakit dan diperankan oleh model bersama ibu dan neneknya di dunia nyata. Foto tersebut diambil oleh fotografer Branislav Simoncik.

"Niat kami adalah membuka topik tentang kesehatan mental, dan membawanya ke diskusi lembaga, ilmu pengetahuan dan orang-orang yang terlibat dengan kesehatan mental saat ini," tulis mereka dalam sebuah pernyataan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Laporan utama majalah tersebut mengeksplorasi konteks historis kesehatan mental dan dirancang untuk mencerminkan kehidupan nyata dan kisah-kisah otentik, yang diilhami ratusan foto hasil reportase dari beberapa dokumenter paling relevan mengenai rumah sakit, khususnya pada area kesehatan mental.

"Di dalam laporan ini, ada wawancara dan kontribusi dari psikiater, sosiolog, psikolog, dan pakar lain di bidang ini," sambung mereka.

Namun, hari ini pada 6 Juli, mereka menambahkan pernyataan lain yang menyebutkan bahwa mereka menarik foto rumah sakit tersebut.

"Vogue Portugal telah mengambil keputusan untuk menarik satu dari empat sampul edisi Juli/Agustus kami, yang menggambarkan sebuah adegan rumah sakit jiwa dan juga kisah sampul bagian dalam yang didasarkan pada topik kesehatan mental."

"Vogue Portugal meminta maaf atas kesalahan atau kekesalan yang disebabkan oleh pemotretan ini. Dalam refleksi, kami menyadari bahwa masalah kesehatan mental membutuhkan pendekatan yang lebih bijaksana. Kami dengan tulus meminta maaf untuk ini," tulis mereka.

Untuk itu, Vogue Portugal edisi tersebut hanya akan dijual dengan tiga sampul yang tersisa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X