BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Artugo

Punya Banyak Manfaat, Ini Tips Memasak Aman dan Nyaman Bersama Si Kecil

Kompas.com - 09/07/2020, 18:34 WIB
Ilustrasi Ibu dan anak-anaknya sedang memasak bersama di dapur. ArtugoIlustrasi Ibu dan anak-anaknya sedang memasak bersama di dapur.
Penulis Farhanah
|

KOMPAS.com – Hai Bunda dan Ayah, sudah ada rencana kegiatan bersama si kecil belum akhir pekan ini? Kalau belum, aktivitas memasak bersama anak patut dicoba lho.

Mungkin Anda sudah membayangkan betapa rumitnya memasak bersama anak, dapur berantakan, dan proses menyiapkan makanan untuk keluarga menjadi terhambat karena harus memantau si kecil.

Anda pun mungkin khawatir dengan keamanan si kecil ketika memegang berbagai benda tajam dan panas di dapur. Akhirnya, rasa takut ini membuat gagasan memasak bersama si kecil seketika sirna.

Padahal, dikutip dari Healthylittlefoodies.com, Kamis (17/1/2019), memasak bersama anak memiliki banyak manfaat, antara lain mengajarkan keterampilan dasar hidup, melatih anak makan sehat, mengajak anak berpetualang rasa, mengembangkan keterampilan motorik dan fisik, serta meningkatkan kepercayaan diri.

Baca juga: Membentuk Anak Cerdas dengan Stimulasi Sejak Dini

Manfaat lainnya, memasak bersama juga dapat merangsang kemampuan bahasa, matematika, sains, dan kreativitas anak. Bonusnya, kegiatan ini akan membangun koneksi keluarga dalam suasana yang menyenangkan.

Oleh karena itu, hilangkan segala kekhawatiran Anda ketika memasak bersama anak. Selama Anda mendampingi dan mengawasi mereka, yakinlah kegiatan memasak akan baik-baik saja.

Namun sebelum kegiatan memasak dimulai, melansir dari Castleplaza.com.au, Senin (23/9/2019), sebaiknya simak dahulu lima tips berikut agar Anda dan anak bisa bergembira dan tetap aman saat memasak bersama.

Pilih waktu yang tepat

Saat anak tampak lelah dan mengantuk, tentu bukan pilihan waktu yang tepat mengajak anak memasak bersama. Anda pun jangan melibatkan anak ketika hanya punya sedikit waktu dan terburu-buru memasak untuk keluarga.

Baca juga: 6 Tips Parenting Anak Cerdas Sesuai Rekomendasi Psikolog

Sebaiknya, pilih situasi ketika Anda dan anak sedang santai di akhir pekan, seperti setelah bangun pagi atau pada sore hari. Luangkan waktu yang cukup panjang dan jangan terburu-buru karena anak dalam proses belajar. Pastikan juga mood Anda dan anak sedang nyaman ya.

Libatkan anak dalam perencanaan

Tanyakan pendapat mereka tentang makanan apa yang ingin mereka masak. Anda juga bisa membantu mereka dengan menunjukkan beberapa contoh foto makanan dari gawai.

Lalu, ajak mereka ke pasar atau supermarket untuk memilih sendiri bahan yang dibutuhkan. Jika Anda memiliki kebun, ajak mereka memanen sendiri sayur dan bahan lainnya.

Cara tersebut akan membuat anak bersemangat memasak bersama Anda. Selain itu, melibatkan anak dalam perencanaan juga dapat menumbuhkan kepercayaan diri serta melatih mereka untuk mengambil keputusan.

Berikan tugas yang tepat

Anak akan belajar teknik menggunakan peralatan dapur dengan baik saat Anda mengajak mereka memasak. Hal ini akan melatih kemampuan dasar yang akan berguna ketika mereka dewasa.

Baca juga: Orangtua Harus Tahu, Langkah-langkah Agar Anak Cerdas dan Cemerlang

Meski demikian, pilih makanan yang mudah diolah dan sesuaikan tugas yang akan Anda berikan dengan usia mereka.

Mulailah dengan tugas yang mudah dan cepat untuk anak usia dini, seperti memilah sayuran, memasukkan tepung, atau menambahkan air.

Tingkatkan terus kompleksitas tugas seiring bertambahnya usia dan perkembangan keterampilan mereka, seperti mengocok telur, mengolesi selai di atas roti, atau mencetak adonan kue.

Kemudian untuk anak yang hampir beranjak remaja, Anda bisa memercayakan mereka memotong sayuran, menghaluskan rempah, atau menggoreng dan merebus.

Jangan lupa, berikan pujian kepada mereka ketika berhasil melakukan tugas-tugasnya.

Jadikan dapur sebagai ruangan ramah anak

Pertimbangkan dengan cermat posisi yang aman dan nyaman ketika memasak bersama anak. Sebaiknya gunakan meja yang mudah dijangkau si kecil agar tidak terjatuh saat akan mengambil bahan masakan.

Baca juga: Saat Hobi Memasak Alihkan Stres akibat Gagal PPDB Jakarta 2020

Letakkan pula peralatan memasak yang bisa mereka gunakan di meja tersebut dan jelaskan kegunaan masing-masing alat.

Jika perkembangan keterampilan memasak anak Anda sudah cukup baik, bisa diajarkan cara menggunakan pisau serta alat masak yang panas, seperti oven dan kompor gas.

Tetaplah dampingi si kecil dan pastikan mereka berdiri pada ketinggian yang aman saat mencapai panci di atas kompor.

Ingatlah, bimbing anak dengan sabar dan tenang, sehingga suasana memasak selalu mereka rindukan.

Jadikan kebiasaan

Buatlah kegiatan memasak bersama anak sebuah kebiasaan dan menjadi tradisi hangat keluarga Anda. Selalu sediakan bahan, peralatan, dan atur situasi dapur yang ramah anak, sehingga Anda tak butuh waktu lama saat anak mengajak memasak bersama.

Baca juga: Tak Bisa Sembarangan, Berikut Cara Sehat Memasak Telur

Tak mengapa dapur Anda berantakan dan sedikit kacau, Anda bisa ajak mereka ikut membereskannya. Hal ini akan mengajarkan anak tentang pentingnya kebersihan dan rasa tanggung jawab setelah mengerjakan sesuatu.

Percayalah, semua drama dan kegembiraan memasak bersama si kecil nantinya akan menjadi kenangan manis yang tak terlupakan.

Peralatan dapur yang aman

Ya, keamanan dan keselamatan anak memang harus menjadi fokus orangtua sebelum memasak bersama si kecil, sehingga butuh persiapan yang matang dan banyak kesabaran.

Meski telah disiapkan dengan cermat, biasanya ada saja tingkah mereka yang membuat Anda cemas seperti kompor tersiram air, menumpahkan kuah di atas kompor, dan sebagainya. Tenang, semua akan baik-baik saja selama Anda mendampingi dan mengawasi mereka.

Selain pendampingan dan pengawasan, sebaiknya pastikan juga kompor yang Anda gunakan dibekali teknologi keamanan yang mumpuni untuk memastikan anak tetap aman ketika memasak.

Fitur keamanan yang biasanya melekat pada kompor gas itu disebut teknologi Thermocouple.

Baca juga: 3 Tips Memasak Opor Ayam agar Tak Mudah Basi

Thermocouple berfungsi sebagai pengaman apabila api tiba-tiba mati akibat tertiup angin, tertumpah kuah, atau sebab lainnya. Ketika hal ini terjadi, maka secara otomatis saluran gas akan tertutup untuk mencegah kebocoran.

Dengan kelebihan itu, Thermocouple makin memudahkan Anda menjaga keamanan dan keselamatan anak ketika memasak menggunakan kompor gas.

Sayangnya, belum semua produk kompor gas mengaplikasikan teknologi Thermocouple, sehingga Anda harus lebih jeli melihat spesifikasinya untuk mengecek keberadaan teknologi ini.

Memang sangat merepotkan mengecek spesifikasi produk kompor gas satu per satu. Namun Anda jangan khawatir, umumnya teknologi Thermocouple disematkan pada beberapa jenis kompor gas merek unggulan, seperti Modena BH 1325, Electrolux EGG 3422CK, Teka GK LUX 30 2G AI AL, serta Artugo AH 230 CB.

Baca juga: Tips Singkat Bersihkan Kompor Gas

Kelebihan lainnya, keempat tipe kompor gas di kelas dua tungku tersebut juga sama-sama mengandalkan cast iron sebagai material grid atau tatakan panci, sehingga aman menumpu beban berat saat memasak dalam jumlah banyak untuk keluarga.

Ya, saat ini sudah banyak peralatan memasak yang menyajikan fitur-fitur keamanan mumpuni, sehingga Anda akan semakin tenang menjadikan dapur sebagai panggung anak dalam menampilkan minat dan keterampilan mereka.

Nah, mulai sekarang yuk hapus segala kekhawatiran saat anak di dapur karena ada banyak cara jitu untuk memastikan keselamatan dan keamanan mereka.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya