Kompas.com - 14/07/2020, 09:27 WIB

"Saya pikir, ini tidak akan membuat pelanggan kembali," kata dia.

Jadi sebagai gantinya, dia memilih pagar tersebut. Meski biasanya pagar tersebut tidak dihidupkan, namun kesan yang ada tetap memaksa orang untuk tak berkerumun dan selalu menjaga jarak. 

"Ini tidak aktif tetapi ada efek yang diinginkan semua orang berpikir itu aktif, dan mereka menjauh. Ini menyasar faktor ketakutan, dan bekerja dengan sangat baik," kata McFadden.

Sejauh ini, setidaknya ada tiga pub di Inggris harus menutup bisnis mereka lagi, setelah pelanggan dinyatakan positif virus corona.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Dilarang Teriak Saat Naik Roller Coaster

Ketika ditanya bagaimana reaksi pelanggan terhadap inovasi ini, McFadden mengaku mendapat reaksi yang lucu.

"Kami berada di daerah pedesaan, sehingga semua orang tahu apa pagar listrik itu. Saya juga menyematkan tanda kecil di sana - 'listrik, berbahaya'," sebut dia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.