Harga Meroket, Janda Bolong Ternyata Mudah Dirawat dan Dibiakkan

Kompas.com - 28/09/2020, 06:00 WIB
Penampakan akar Janda Bolong yang siap dikembangbiakkan. KOMPAS.COM/Dian Reinis KumampungPenampakan akar Janda Bolong yang siap dikembangbiakkan.

KOMPAS.com -  Tanaman Janda Bolong atau yang dikenal dengan nama latin Monstera Adansonii Variegata menjadi trending topic di laman Twitter.

Warganet ramai membicarakannya karena harga tanaman tersebut yang tiba-tiba meroket di tengah naiknya minat masyarakat untuk berkebun.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, tanaman hias ini kini laku bahkan hingga harga Rp 95-Rp 100 juta.

Varietas ini mencapai harga yang fantastis karena warnanya yang unik, yakni warna kuning dan hijau yang ada dalam satu daun dengan beberapa bagian yang bolong alami.

Baca juga: Di Balik Mahalnya Janda Bolong, Apa yang Terjadi?

Walaupun kini Janda Bolong masuk dalam jajaran tanaman dengan harga fantastis, tanaman ini rupanya mudah dirawat dan dibiakkan.

Perawatan

Untuk kamu yang baru membeli Janda Bolong, tanaman ini memang terkenal mudah perawatannya. Tapi, bukan berarti tidak dirawat sama sekali ya.

Akar Janda Bolong juga bisa busuk atau daunnya layu jika tak dirawat dengan benar dan konsisten.

Pemilik Usaha NanemTaneman, Adawiyah Riwan dalam Virtual Media Workshop: Urban Farming bersama Tokopedia memberikan penjelasannya.

Menurut dia Janda Bolong menjadi sangat diminati oleh pemula karena perawatannya yang tidak sulit.

Baca juga: Mengenal Janda Bolong atau Monstera Adansonii, Tanaman Hias yang Sedang Diminati

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X