Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/10/2020, 06:06 WIB

KOMPAS.com - Beberapa perempuan terkadang sulit menentukan apakah seorang laki-laki serius menjalin hubungan dengannya atau hanya sekadar ingin berkenalan.

Kebanyakan dari mereka sudah lebih dulu tersanjung dengan sikap yang ditunjukkan di pertemuan pertama. Bahkan ada yang langsung berharap untuk bisa segera menjalin hubungan serius.

Padahal bisa saja laki-laki tersebut tidak memiliki niat lebih. Nah, agar tak salah mengartikan, ada beberapa tanda yang bisa dilihat oleh perempuan. Berikut ulasannya.

1. Terburu-buru ingin bertemu

Psikolog dan penasehat kencan Jennifer B. Rhodes mengatakan, jika laki-laki terlalu bersemangat untuk bertemu, maka bisa jadi dia tidak ada niat serius.

Laki-laki seperti ini biasanya memaksa ingin bertemu dan tidak memikirkan kesibukan pihak perempuan.

Untuk menguji hal ini, mintalah laki-laki menunggu selama beberapa hari. Apabila dirinya menghilang tanpa kabar karena tidak bisa segera bertemu, dapat dipastikan ia hanya ingin main-main saja.

Baca juga: 10 Tanda yang Menentukan Hubungan Awet atau Tidak

2. Tetap mengirim pesan dan menelepon

Setelah bertemu, tanda lain untuk melihat keseriusan laki-laki adalah kebiasaan mengirim pesan dan menelepon.

Laki-laki yang merasa tertarik akan kembali menghubungi atau membalas pesan maksimal 24 jam setelah bertemu. Namun jika menghilang lebih dari tiga hari, maka artinya ia hanya ingin berkenalan sebatas teman.

3. Melakukan percakapan dari hati ke hati

Selanjutnya, apabila percakapan masih terus terjadi, maka topik yang dibicarakan harus sudah lebih mendalam.

Percakapan bukan hanya sekadar hal-hal favorit tapi juga mengarah ke ranah pribadi seperti keluarga, masa kecil, pertemanan, dan lainnya.

Baca juga: 5 Tanda Hubungan Sehat Bersama Pasangan, Coba Perhatikan

4. Tidak membicarakan keburukan mantan

Jangan menaruh harapan pada laki-laki yang membicarakan keburukan mantannya. Sebab hal ini berkaitan dengan dua hal, yaitu belum mampu melupakan dan tidak dewasa dalam hubungan.

Psikolog klinis Judy Rosenberg mengatakan, seorang laki-laki yang membicarakan keburukan mantan tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Padahal komunikasi adalah faktor penting dalam hubungan yang sehat.

5. Memiliki hubungan yang sehat dengan keluarga dan teman

Rosenberg menambahkan, pria yang mampu berkomitmen biasanya selalu menjaga hubungan baik dengan keluarga dan teman. Bahkan mereka bisa jadi memiliki hewan peliharaan.

Untuk melihat keseriusan laki-laki, perempuan bisa menanyakan hubungannya dengan keluarga dan teman apabila sudah semakin dekat.

Baca juga: 8 Tanda Kekasih Sudah Bosan Menjalani Hubungan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber yourtango
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.