Kompas.com - 05/11/2020, 21:54 WIB
Ilustrasi ketiak hitam SHUTTERSTOCKIlustrasi ketiak hitam

KOMPAS.com – Dulu ketiak yang “rimbun” pernah menjadi simbol kecantikan perempuan.

Tetapi tren itu sekarang dianggap sebagai “pelanggaran” dari aturan tidak tertulis di dunia kecantikan.

Ketiak yang berbulu, tak hanya dapat mengganggu penampilan, tapi juga bisa menebarkan aroma yang tidak sedap.

Baca juga: Benarkah Lemon Bisa Mencerahkan Ketiak Hitam?

Akibatnya, tak heran jika perempuan zaman sekarang rutin melakukan waxing atau sugaring, yakni teknik mencukur bulu di seluruh bagian tubuh termasuk ketiak.

Tetapi, jika ingin memperoleh hasil yang maksimal, pencukuran ketiak hanya bisa diperoleh lewat perawatan di salon dan memakan waktu.

Akhirnya, banyak perempuan yang memilih menggunakan alat cukur biasa, karena pertimbangan kepraktisan dan juga ekonomis. 

Tetapi jangan asal cukur. Kamu harus tahu trik untuk mencegah terjadinya iritasi dan kulit ketiak yang menghitam.

Baca juga: Penyebab Ruam Ketiak karena Deodoran dan Cara Mengatasinya

Berikut ini adalah beberapa aturan mencukur ketiak, yang dilansir dari laman Huffington Post.

1. Awali dengan scrubbing

Sebelum memulai proses pencukuran, sangat disarankan untuk mengawalinya dengan scrubbing.

Tujuannya untuk mengangkat sel kulit mati sekaligus membersihkan area ketiak.

Tetapi lakukanlah scrubbing sehari sebelum kamu mencukur bulu ketiak demi melindungi kulit dari iritasi dan rasa perih.

2. Pastikan ketiak dalam kondisi lembap

Saat kondisi kulit ketiak lembap, bulu-bulu yang tumbuh di sekitarnya akan lebih lembut sehingga mudah untuk dibersihkan.

Maka lakukanlah pencukuran setelah mandi, sebab saat itu kulit ketiak masih terjaga kelembapannya.

Baca juga: 5 Bahan Alami untuk Atasi Ketiak Hitam, Mau Tahu?

Waktu mencukur paling tepat adalah malam hari. Sebab, saat malam hari hari, kulit sedang mengalami proses regenerasi.

Dengan demikian, pemulihan setelah bulu dicukur lebih cepat dan maksimal.

Usai mencukur jangan lupa untuk mengaplikasikan baby oil atau losion dengan formula yang ringan serta lembut, tujuannya agar kulit ketiak lebih rileks.

3. Gunakan alat cukur sekali pakai

Jangan menggunakan pisau cukur setelah lima kali pemakaian, disarankan memilih pisau cukur yang sekali pakai.

Lagi-lagi, hal ini untuk menjaga agar kulit tidak terpapar iritasi, dan mencegah terjadinya bulu ketiak yang tumbuh ke dalam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X