Kompas.com - 19/11/2020, 09:15 WIB
Ilustrasi memakai skin care. Photo by Andrea Piacquadio from PexelsIlustrasi memakai skin care.

KOMPAS.com - Saat ini semakin banyak merek skin care (produk perawatan kulit) bermunculan, tentunya dengan tawaran manfaat yang berbeda-beda pula.

Mulai dari merek lokal, hingga merek internasional dengan harga selangit.

Tak sedikit orang yang tergiur dengan khasiat yang dijanjikan merek-merek skin care tersebut kemudian membeli dan menjadikannya bagian dari rutinitas perawatan hariannya.

Namun, tahukah kamu bahwa menggunakan merek yang berbeda-beda dalam rutinitas perawatan kulit ternyata tidak dianjurkan dan bisa berbahaya?

Beberapa orang memang tidak mengalami masalah, misalnya dengan memadukan pelembap merek A dengan krim malam merek B.

Namun, bukan berarti semua orang bisa melakukan itu tanpa efek negatif, terutama bagi pemilik kulit sensitif.

Dilansir Channel NewsAsia (CNA), potensi berbahaya mencampurkan merek skin care satu dan yang lainnya adalah karena kamu berisiko menumpuk terlalu banyak bahan aktif di kulit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahan aktif sendiri adalah bahan-bahan yang terkandung dalam satu produk untuk memberimu perawatan untuk masalah kulit tertentu.

Dokter estetika dari Atlas Medical Derma-Regen Clinic, Dr SM Yuen menjelaskan, melapisi produk dengan dua atau lebih bahan aktif dapat mengiritasi atau mengeringkan kulit.

“Misalnya, retinol tidak bekerja dengan baik dengan benzoyl peroxide, yang biasanya ditemukan pada produk jerawat."

"Contoh umum lainnya adalah vitamin C, yang tidak bekerja dengan baik dengan asam alfa-hidroksi," katanya.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Skin Care Tak Berefek pada Kulit

Selain itu, formula ada satu rangkaian skin care yang sama biasanya memang dibuat untuk melengkapi satu sama lain.

Menurut dokter kulit dari Wexler Dermatology di New York City, Francesca Fusco, MD kepada Well + Good, perusahaan skin care biasanya sudah melakukan serangkaian tes untuk membuktikan bahwa produk yang mereka buat bisa memberikan manfaat optimal jika bekerja secara sinergis satu sama lain.

Penjelasan senada diungkapkan oleh ahli kimia kosmetik dari Boston, James Hammer.

"Mereka telah memastikan bahan dari satu formula tidak akan mengganggu efektivitas formula lainnya," kata dia.

Bagi kamu yang malas membaca secara rinci kandungan bahan dalam produk, menggunakan rangkaian produk dari merek yang sama sangatlah disarankan.

"Mungkin lebih aman untuk menggunakan skin care dari satu merek jika kamu tidak mau membaca label dan tidak begitu paham tentang skin care," ucap Fusco.

Meski begitu, tidak semua bahan aktif tidak bisa dipadukan.

Beberapa di antaranya bisa bekerja bersama secara efektif.

Misalnya, produk dengan manfaat menenangkan dan melembapkan bisa cocok dengan produk merek lain yang bermanfaat untuk mencerahkan dan mengeksfoliasi kulit, yang cenderung membuat kulit kering dan iritasi.

“Terkadang, bahan aktif pelembap seperti ceramides dan asam hialuronat dapat melembapkan dan menenangkan kulit saat kita menggunakan retinol dan exfoliant seperti AHA atau BHA,” ujar Yuen.

Sementara itu, Hammer mengatakan bahwa pada umumnya menggunakan skin care berbeda-beda merek tidak menimbulkan masalah.

Namun untuk mengetahui pastinya, tentu kita perlu mencoba.

"Dengan trial and error kita bisa menentukan kombinasi mana yang bekerja baik di kulit kita dan mana yang tidak," ujarnya.

Fusco menyarankan agar tidak terpaku pada labeling yang melekat pada bahan-bahan tertentu.

Jika kamu tidak memahami betul tentang skin care, mencoba-coba akan berisiko menimbulkan masalah kulit.

Beberapa tanda kulit teriritasi antara lain kulit kering, mengelupas, gatal, kemerahan, peradangan, dan berjerawat.

Tanda lainnya bahwa ramgkain skin care yang kamu gunakan tidak berfungsi juga bisa terlijat dari pori-pori tersumbat atau milia, dan kista putih kecil mungil yang sulit dihilangkan.

Yang terbaik adalah memulai rangkaian skin care dengan yang paling mendasar, seperti satu pembersih dan satu pelembap, lalu baru mencoba produk lainnya untuk memastikan tidak ada yang membuat kulit kaget.

Agar perawatan kulit lebih optimal dan mencegah terjadinya masalah kulit yang tidak diinginkan, berkonsultasilah dengan dokter kulit untuk mendapatkan solusi yang tepat.

https://cnalifestyle.channelnewsasia.com/style/mixing-beauty-skincare-brands-skin-health-dangers-13499896

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.