Serangan Jantung pada Pegiat Olahraga, Apa Penjelasannya?

Kompas.com - 21/11/2020, 14:02 WIB
Legenda sepak bola Indonesia, Ricky Yacobi. Kompas.com/Josephus PrimusLegenda sepak bola Indonesia, Ricky Yacobi.

Menurut dia, masih ada banyak orang yang tidak melakukan pre-participation screening atau skrining kesehatan, sebelum melakukan aktivitas fisik.

Padahal, skrining semacam itu bertujuan untuk memeriksa kondisi kesehatan secara menyeluruh, termasuk mengecek kesehatan jantung melalui elektrokardiogram (EKG).

Apabila kondisi tidak sehat, namun dipaksakan tetap melakukan aktivitas olahraga, maka hal tersebut justru bisa memicu akibat yang fatal, salah satunya serangan jantung.

Di samping itu, faktor risiko terkena penyakit jantung lainnya adalah riwayat keluarga yang menderita sakit yang serupa.

Baca juga: Tak Hanya Nyeri Dada, Ini Tanda Lain Serangan Jantung

Faktor genetik semacam itu bisa semakin parah jika ditambah dengan gaya hidup yang tidak sehat dari yang bersangkutan.

Misalnya, mengonsumsi makanan tidak sehat, merokok, atau pun mengidap penyakit kolesterol dan atau hipertensi.

Berangkat dari uraian itu, Yoga memandang penting bagi setiap orang untuk melakukan pre-participation screening, sebelum menggeluti satu olahraga tertentu secara rutin.

Gejala serangan jantung

Secara umum, serangan jantung memiliki gejala yang khas antara lain dada terasa sakit dan sesak. Lalu, rasa sakit dari dada atau lengan bisa menjalar ke leher, rahang, atau punggung.

Terkadang ada yang merasakan mual, gangguan pencernaan, perut atas seperti terbakar, keringat dingin, hingga kepala pusing tiba-tiba.

Jika sebelum melakukan aktivitas fisik atau pada hari-hari biasa muncul gejala ini, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X