Pentingnya Menanyakan Perasaan Anak di Masa Pandemi untuk Cegah Stres

Kompas.com - 23/11/2020, 13:32 WIB
Ilustrasi anak shutterstockIlustrasi anak
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Stres selama masa pandemi ini bukan hanya dirasakan oleh orang-orang dewasa, melainkan juga anak-anak.

Pandemi ini mengharuskan anak-anak melakukan semua kegiatan belajar di rumah, tanpa bersosialisasi dengan teman-teman sebaya yang mungkin bisa mengakibatkan kecemasan.

Sayangnya, anak-anak jarang sekali menunjukkan rasa cemas mereka. Maka dari itu, orangtua berperan penting untuk membuat mereka terbuka tentang perasaan yang sedang dialami.

"Tugas kita sebagai orangtua bukanlah memberikan kepastian di saat ketidakpastian," kata psikolog klinis di Child Mind Institute, Dr Jerry Bubrick.

"Tugas kita adalah membantu anak-anak menoleransi ketidakpastian," sambung dia.

Anak-anak tentunya mengetahui berita tentang Covid-19 yang semakin mengerikan dan memahami bahwa sebagian besar hal-hal menjadi tidak pasti.

“Sebagai orangtua, kita perlu membiarkan mereka menjelaskan bagaimana perasaan mereka agar dapat membantu mereka memvalidasi perasaan tersebut," terangnya.

Baca juga: Lama di Rumah Bikin Anak Kesepian, Apa yang Harus Dilakukan Orangtua?

Menanyakan perasaan anak-anak

Menurut Bubrick, kita juga bisa saling bertukar pertanyaan mengenai kekhawatiran yang sedang dialami untuk membuatnya lebih baik. Daripada hanya memberi jawaban atas ketidakpastian.

Melibatkan anak-anak dalam pemecahan masalah membuat mereka merasa diberdayakan dan seolah-olah mereka adalah bagian dari solusi.

Halaman:


Sumber Fatherly
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X