Kompas.com - 02/12/2020, 09:45 WIB
Ilustrasi HIV/Aids, Hari Aids Sedunia ShutterstockIlustrasi HIV/Aids, Hari Aids Sedunia

Pintu masuk penularan HIV adalah ketika terjadi pertukaran cairan tubuh, terutama darah.

Beberapa contoh perilaku yang berisiko menularkan HIV antara lain hubungan seksual, pertukaran jarum suntik dan transfusi darah.

"Jadi kasihan orang-orang yang harus terima darah rutin, kayak pasien cuci darah, thalasemia, dari sekian ribu kantong ya mungkin ada salah satu virus yang bisa terjadi," ucapnya.

Untuk itu, melakukan tes HIV, baik jika Anda melakukan perilaku berisiko maupun tidak, akan sangat berkontribusi untuk menekan penyebaran virusnya.

Terlebih untuk pasangan yang hendak menikah, melakukan tes HIV tentu dapat mencegah risiko di kemudian hari.

Tes HIV juga tidak sulit untuk dicari, sebab ada banyak penyedia layanan kesehatan yang menyediakannya.

"Di mana-mana bisa. Rumah sakit ada, puskesmas bisa. Rapid test HIV gampang, kok," kata Gia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Hari AIDS Sedunia 2020: Mengenal ARV, Obat untuk Pengidap HIV/AIDS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.