Kompas.com - 12/12/2020, 08:40 WIB

KOMPAS.com - Pada 12 Desember 2020 ini, kita mengenal adanya Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

Hampir semua toko online maupun e-commerce menawarkan diskon besar-besaran.

Tetapi, sering kali dengan memanfaatkan momentum Harbolnas, pedagang online sengaja memanipulasi harga, supaya kita tergiur untuk memborongnya.

Di samping itu, ada juga pedagang online yang menyediakan produk tidak sesuai dengan aslinya, dan mungkin kualitasnya buruk atau cacat.

Baca juga: Tren Belanja Online Masih Tinggi, Barang Hobi Banyak Dicari

Nah, untuk menghindari hal-hal tersebut, berikut ini terdapat lima tips berbelanja yang perlu diperhatikan, agar kita tidak mudah terkecoh.

1. Hindari tawaran yang terlalu menarik

Setiap pedagang online pasti akan menjanjikan sesuatu yang menarik. Tetapi, membeli barang dengan harga terlalu rendah pun patut dipertanyakan. 

Jika harga terlalu rendah, pertimbangkan lagi apakah barang yang ditawarkan legal. Apakah merek yang ditampilkan itu benar-benar asli atau hanya penggantinya yang murah.

Konfirmasikan kepada penjual, khususnya untuk elektronik, jika barang yang diterima tidak berfungsi dengan baik apakah kita bisa mengembalikan atau menukar barang tersebut.

Ada satu hal yang perlu dicermati, pedagang online yang tidak bereputasi baik biasanya menawarkan harga yang sangat rendah, kemudian mengklaim item yang kita inginkan sudah habis.

Baca juga: 4 Tips Belanja Online Kosmetik agar Tetap Aman Dipakai

Sehingga, si penjual dapat mencoba menjual sesuatu yang lain kepada kita. Ini dikenal sebagai penipuan klasik "umpan dan ganti".

2. Ketahui reputasi pedagang online

Apabila kita sudah mengetahui reputasi dari si pedagang, maka berbelanja secara online di sana sangatlah aman.

Sebaiknya, kita mengenal orang lain yang secara konsisten memiliki pengalaman positif dengan pedagang online tersebut.

Hal ini penting supaya kita yakin betul tentang kualitas barang yang ditawarkan.

Jika kita tidak mengetahui apa pun soal toko tersebut, masih ada banyak pilihan toko yang lebih terpercaya dan berkualitas.

Lakukan pemeriksaan latar belakang pedagang online dengan melihat situs yang didedikasikan untuk meninjau toko.

Jika toko belum ditinjau atau tidak memiliki ulasan yang mendukung, jangan memesan dari tempat tersebut.

3. Menjaga informasi pribadi

Toko atau situs belanja online yang baik tidak akan meminta informasi lebih dari yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

Secara umum, saat kita akan menyelesaikan pembayaran, ada beberapa informasi yang diminta seperti alamat pengiriman, nomor telepon, dan alamat email.

Baca juga: Mengendalikan Hasrat Belanja Online Selama Karantina

Kita harus lebih berhati-hati pada toko yang meminta informasi rekening bank, jaminan sosial, nomor KTP, SIM atau sesuatu yang lebih privasi. Sebab, bisa jadi informasi tersebut  disalahgunakan.

Periksa kebijakan privasi situs untuk memahami seberapa terbuka informasi kita karena banyak toko dengan jelas menyatakan, mereka tidak membagikan, menjual, atau menyewakan informasi konsumen.

Tetaplah berpegang pada perusahaan atau toko online yang menghormati privasi kita.

4. Pahami pengiriman barang

Sebelum melakukan transaksi pembayaran, sebaiknya kita selalu memeriksa persyaratan pengiriman barang.

Beberapa penjual mengenakan biaya pengiriman yang sangat tinggi, sehingga menyebabkan barang yang kita beli menjadi lebih mahal dari seharusnya.

Perhatikan biaya pengiriman dari lokasi penjualan barang ke tempat kita apakah sudah sesuai atau belum.

Baca juga: Mungkinkah Tertular Virus Corona dari Pembungkus Paket Belanja Online?

Lalu periksa juga apakah penjual menyediakan pelacakan dan asuransi barang yang dikirimkan.

Kenali operator atau jasa pengiriman apa yang mereka gunakan. Berhati-hatilah jika item yang kita beli tidak sampai dalam 10 hari.

5. Belanja dari koneksi yang aman

Jika gawai kita tidak dilindungi dari perangkat lunak yang berpotensi berbahaya, informasi keuangan dan sandi akun kita berisiko dicuri.

Konsep ini sangat mendasar, namun hanya sebagian kecil orang-orang yang cukup menyadari untuk melindungi gadget mereka.

Gunakan koneksi yang aman dan pastikan firewall aktif bagi yang berbelanja menggunakan laptop atau komputer.

Baca juga: 4 Tips Belanja Online Kosmetik agar Tetap Aman Dipakai

Berbelanja online sambil menggunakan jaringan Wi-Fi itu perlu dienkripsi, sehingga pencuri data tidak dapat mengumpulkan informasi kita.

Hindari melakukan transaksi keuangan secara berlebihan saat menggunakan jaringan Wi-Fi publik karena kita mungkin tidak tahu apakah jaringan tersebut telah disusupi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber webroot
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.