Kompas.com - 30/12/2020, 10:46 WIB
Pendiri Amazon, Jeff Besos. ReutersPendiri Amazon, Jeff Besos.

KOMPAS.com - CEO dan pendiri Amazon Jeff Bezos masih menempati posisi teratas dalam daftar orang terkaya di dunia.

Perusahaan penjualan online itu membuat Bezos memiliki kekayaan bersih sebesar 187 miliar dollar AS.

Dengan menyandang status sebagai orang nomor satu Amazon Bezos tentu memiliki aktivitas yang padat. Kita pun beranggapan bahwa ia tidak memiliki waktu luang untuk bersantai atau bersama keluarganya.

Namun, rupanya ia bisa menyisihkan waktunya setiap hari untuk puttering time atau melakukan pekerjaan sederhana dan hal lain.

Dalam buku "Invent & Wander: The Collected Writings of Jeff Bezos," Bezos mengatakan puttering time adalah rutinitas pagi yang berharga baginya.

Baca juga: Kian Kaya di Tengah Pandemi, Jeff Bezos Jadi Orang Pertama di Dunia yang Hartanya Tembus Rp 2.940 Triliun

"Saya bangun lebih awal, pergi tidur lebih awal. Saya suka membaca koran, minum kopi, sarapan dengan anak-anak saya sebelum mereka berangkat sekolah," kata Bezos dalam Economic Club of Washington tahun 2018.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi puttering time sangat penting bagi saya."

Dia mengatakan, waktu istirahat dan pemulihan tenaga membantu dirinya membuat keputusan penting. Itu sebabnya dia mengatur pertemuan pertama setiap hari pada pukul sepuluh.

"Saya biasa melakukan pertemuan penting sebelum makan siang, karena pada jam lima sore, saya tidak bisa memikirkan masalah hari ini. Saya coba lagi besok jam sepuluh pagi," sambungnya.

Jika tidak melakukan perjalanan bisnis ke tempat dengan zona waktu yang berbeda, pria berusia 56 tahun ini sangat memprioritaskan tidur atau beristirahat.

"Saya butuh delapan jam tidur. Saya berpikir lebih baik, memiliki lebih banyak energi. Suasana hati saya lebih baik," kata Bezos, seperti ditulis dalam buku tersebut.

Baca juga: Cerai, Mantan Istri Jeff Bezos Sumbangkan Kekayaan Rp 24,8 Triliun

Namun, Bezos bukan orang yang menerapkan work-life balance atau menyeimbangkan kehidupan dan pekerjaan.

Pada tahun 2016, dia mengatakan kepada Thrive Global bahwa dia lebih memilih gagasan "harmoni" kehidupan kerja daripada "keseimbangan."

"Sebenarnya, jika saya bahagia di tempat kerja, saya lebih baik di rumah, menjadi suami dan ayah yang lebih baik," tuturnya.

"Dan jika saya bahagia di rumah, saya bekerja lebih bersemangat, dengan karyawan dan kolega yang lebih baik."

Baca juga: Jeff Bezos, Orang Terkaya di Dunia Memakai Sepatu dan Jam Tangan Apa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.