Kompas.com - 16/01/2021, 21:00 WIB
Ilustrasi bercinta. SHUTTERSTOCKIlustrasi bercinta.

KOMPAS.com - Eksplorasi saat berhubungan seks dapat membuat hubungan suami istri menjadi lebih hangat. Salah satunya bercinta dengan posisi woman on top alias perempuan yang berada di atas.

Tapi ada juga yang tidak bisa melakukannya lantaran posisi woman on top bukan memberi kesenangan malah membuat perempuan kesakitan.

Menurut terapis dasar panggul Dr. Samantha DuFlo, ada sejumlah penyebab yang membuat perempuan mengalami rasa sakit ketika bercinta dengan posisi di atas.

Salah satunya  masalah fisiologis seperti fibroid atau endometriosis, yakni kelainan karena jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim malah tumbuh di luar rahim.

Baca juga: 5 Posisi Bercinta agar Perempuan Raih Kepuasan

Hal lain yang membuat posisi bercinta woman on top terasa sakit adalah masalah di otot dasar panggul. Kondisi ini biasanya bisa diatasi dengan senam kegel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Sam memberikan saran agar pasangan suami istri melakukan pemanasan yang cukup sebelum bercinta.

Pemanasan sangat penting untuk otot dasar panggul. Saat perempuan berada di atas, maka dia menggunakan otot bokong dan otot kaki untuk mengontrol gerakan.

Jika otot-otot itu kencang atau tidak fleksibel, maka akan terasa tidak nyaman untuk mempertahankan posisi woman on top.

Selain itu, ketika otot-otot tidak cukup kuat, maka vulva bisa secara tidak sengaja membuat otot dasar panggul kencang berlebihan. Akibatnya mendatangkan rasa sakit.

Rasa sakit juga dipengaruhi oleh kedalaman penetrasi. Pada beberapa kasus, penetrasi yang terlalu dalam dapat menyentuh serviks atau leher rahim hingga memar.

Halaman:


Sumber Bustle
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X