Kompas.com - 18/01/2021, 19:41 WIB
Ilustrasi anak menangis. ShutterstockIlustrasi anak menangis.

Pikiran, tindakan, dan perilaku anak-anak berkembang berdasarkan penglihatannya. Apa yang mereka serap akan membentuk pribadinya.

Jika orangtua tidak terlalu vokal atau ekspresif dalam hal emosi, maka anak juga bisa melakukan hal yang sama. Sebab anak mengamati hal tersebut.

Orangtua perlu menunjukkan perasaannya dengan jelas kepada anak saat sedang gembira, sedih, marah, atau apa pun.

Hal ini mengajari anak-anak lebih banyak tentang perasaannya dan cara mengekspresikannya.

Tunjukkan pula kepada anak terkait cara menangani atau mengendalikan emosi-emosi tersebut.

Baca juga: Menulis Jurnal Harian Sebagai Terapi Emosi

2. Dengarkan anak

Salah satu cara terbaik untuk mendorong anak-anak mengekspresikan emosinya adalah dengan menyediakan telinga untuk mendengarkan mereka.

Cara itu bisa membuat anak lebih terbuka dan mau mengungkapkan perasaannya.

Selain itu, cara tersebut membuat anak tahu bahwa orangtuanya selalu hadir saat dibutuhkan.

Ketika orangtua melihat anak merasa sedih setelah bermain, cobalah mulai percakapan.

Halaman:


Sumber Moms
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X