Kompas.com - 23/01/2021, 11:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Asalkan, orang yang melakukan filler tidak sedang hamil, tidak memiliki gangguan metabolisme, maupun penyakit yang kronis atau sedang mengonsumsi obat-obatan pembekuan darah.

Kendati demikian, filler baru boleh dilakukan setidaknya pada usia di atas 20 tahun.

Baca juga: Ketagihan Suntik Filler Justru Bikin Wajah Tak Natural

Kemudian, orang sudah berusia 50-60 tahun ke atas juga tidak direkomendasikan melakukan filler.

"Penuaan setiap individu itu berbeda-beda, tapi sebaiknya filler dilakukan pada usia menuju 30 tahun. Kalau sudah terlalu tua juga dikhawatirkan bentuk filler jadi tidak sesuai," kata dia.

Karena berfungsi untuk memperbaiki wajah, sebaiknya filler dilakukan jika kita memang merasa terganggu, atau ingin mengisi bagian wajah yang mulai kosong akibat penuaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.