Kompas.com - 05/04/2021, 09:09 WIB
Anak kucing memang terlihat lucu dan menggemaskan. Namun, kita perlu merawatnya dengan perhatian ekstra, mulai dari memberi makan hingga mengajarinya buang air. PEXELS/BUENOSIA CAROLAnak kucing memang terlihat lucu dan menggemaskan. Namun, kita perlu merawatnya dengan perhatian ekstra, mulai dari memberi makan hingga mengajarinya buang air.

KOMPAS.com Anak kucing memang terlihat sangat lucu dan menggemaskan. Namun, merawat anak kucing, -entah itu anak dari kucing peliharaan atau mengadopsinya, bukanlah hal yang mudah.

Berikut sejumlah panduan dasar tentang cara merawat anak kucing yang perlu Anda ketahui, seperti dilansir Pet WebMD:

Memberi makan anak kucing

Anak kucing baru lahir atau berusia di bawah empat minggu masih bergantung penuh pada susu induknya untuk bertahan hidup dan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Tapi, jika induk kucing tidak ada, maka kucing akan bergantung pada Anda atau orang yang memeliharanya.

Anda dapat memberi pengganti nutrisi yang disebut pengganti susu kucing.

Jangan sembarangan dalam memberikan makanan untuk anak kucing.

Hindari memberi makan anak kucing susu untuk manusia karena bisa membuatnya sakit parah.

Jika tidak yakin ketika memberikan susu untuk anak kucing, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan pilihan yang tepat.

Beberapa tahap memberi makan anak kucing, di antaranya:

  • Menyiapkan formula. Selalu tes suhunya sebelum diberikan kepada kucing dan pastikan tidak terlalu panas.
  • Pastikan kebersihan sebelum dan setelah memberi makan. Cuci tangan dan botol yang digunakan untuk memberi makan kucing. Disarankan menggunakan semacam jubah ketika memberinya makan untuk mengurangi kemungkinan penyebaran kuman.
  • Beri makan secara perlahan dan pegang anak kucing dengan lembut. Anak kucing harus tengkurap dan berbaring di samping Anda, posisi yang sama seperti saat mereka menyusu dari induknya. Pegang anak kucing dengan handuk hangat ketika duduk di pangkuan Anda. Pastikan Anda dan anak kucing menemukan posisi yang nyaman.
  • Biarkan kucing minum susu dengan kecepatan sendiri sesuai kemampuannya. Jika anak kucing tidak mau segera makan, usap keningnya dengan lembut. Stimulasi tersebut sama seperti bagaimana induk mereka membersihkan tubuh mereka dan hal ini dapat merangsang kucing untuk mau makan.
  • Beri makan secara rutin, setidaknya tiga jam sekali. Melewatkan waktu makan atau terlalu bamyak memberi makan bisa membuat anak kucing diare dan mengalami dehidrasi.
  • Biarkan anak kucing bersendawa. Anda dapat melakukan ini dengan membaringkan anak kucing di atas perutnya dan menepuk punggungnya dengan lembut sampai Anda mendengar sedikit sendawa. Hal ini mungkin perlu dilakukan beberapa kali setiap kali memberi makan.

Baca juga: Simak, Tips Memilih Makanan untuk Anak Kucing

Ketika usia bayi kucing sudah mendekati empat minggu, Anda bisa mulai memberinya minum lewat botol.

Halaman:


Sumber Pet WebMD
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X