Kompas.com - 17/05/2021, 06:03 WIB
Gerakan ekor kucing ternyata punya arti yang berbeda-beda. SHUTTERSTOCK/STGEEVESGerakan ekor kucing ternyata punya arti yang berbeda-beda.

KOMPAS.com - Mata sering kali dianggap sebagai "jendela jiwa", namun pada kucing gerakan ekor lebih menggambarkan perasaannya.

Kucing menggunakan gerakan ekor, bersama mata, telinga, dan postur tubuhnya untuk berkomunikasi.

Memahami arti gerakan ekor kucing bisa membantu kita untuk lebih memahami kucing.

Melansir PetMD, berikut arti gerakan ekor kucing yang perlu kita kenali:

1. Membanting ekor

Jika kucing "membanting-banting" ekornya atau menamparkannya ke permukaan, artinya binatang berbulu ini sedang merasa terganggu, kesal atau marah.

Gerakan ekor tersebut memberi tahu bahwa ada sesuatu yang mengganggu kucing kita.

Ini adalah perilaku yang bisa memperlebar jarak antara kita dan kucing peliharaan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi, jika kita sedang mengelusnya tapi kucing tersebut merespons dengan membanting-banting ekornya ke permukaan, artinya kita diminta untuk berhenti.

Jika tidak, membanting-banting ekor mungkin sebuah awal dari respons sebelum kucing mendesis, menggeram, atau menggigit.

Baca juga: 7 Arti di Balik Posisi Tidur Kucing, Cat Lovers Perlu Tahu

2. Menggerakkan ujung ekor

Jika kucing menggerakkan ujung ekornya ketika sedang berburu atau bermain. Tapi, gestur ini juga dapat ditunjukkan ketika kucing merasa sedikit terganggu atau frustrasi.

Pada kasus ini, cobalah melihat situasinya dan tanda-tanda lain dari suasana hati kucing.

Jika kucing tidak sedang bermain atau menguntit sesuatu tetapi menggerakkan ujung ekornya, mungkin itu artinya kucing merasa terganggu.

3. Mengibaskan ekor

Jika kucing secara perlahan mengibaskan ekornya dari satu sisi ke sisi lainnya, itu mungkin merupakan tanda sedang fokus dengan sesuatu, seperti mainan, binatang lainnya di rumah atau hal lain di luar rumah.

Mungkin juga itu merupakan tanda kucing siap menerkam.

Menunjukkan perilaku predator, seperti menguntit atau menerkam, adalah hal yang baik bagi kucing. Jadi, biarkan kucing kita tetap melakukannya terhadap apa yang menarik perhatiannya.

4. Menggetarkan ekor

Kucing menggetarkan ekornya terutama ketika sedang merasa senang dengan kita, pemiliknya, atau kucing lain.

Terkadang, ketika kucing menggetarkan ekornya sambil membiarkannya tegak lurus, itu merupakan tanda akan buang air kecil.

Baca juga: Kucing Suka Membawakan Pemiliknya Bangkai, Ternyata Ini Maksudnya

5. Kucing melilitkan ekornya ke tubuh kita

Sama seperti kita manusia yang menyapa dengan jabat tangan atau pelukan, melilitkan ekor ke tubuh kita adalah cara kucing menyapa.

Sementara untuk sesama, kucing sering kali melilitkan ekornya dengan kucing lainnya.

Ini adalah perilaku yang menunjukkan kemauan kucing untuk berinteraksi.

Ilustrasi kucing melilitkan ekor ke kaki pemiliknya. Gestur melilitkan ekor bisa diartikan sebagai bentuk sapaan dari kucing.SHUTTERSTOCK/KRISTI BLOCKIN Ilustrasi kucing melilitkan ekor ke kaki pemiliknya. Gestur melilitkan ekor bisa diartikan sebagai bentuk sapaan dari kucing.
6. Ekor tegak lurus

Ketika ekor kucing tegak lurus ke atas, artinya binatang menggemaskan ini merasa sosial dan percaya diri.

Itu juga merupakan cara kucing melakukan pendekatan dengan ramah.

Perilaku ini adalah bahasa yang mengindikasikan sapaan bersahabat dengan sesama kucing dan juga cara anak-anak kucing menyapa ibunya.

Sebuah studi penelitian yang dilakukan Cameron-Beaumont pada 1997 menemukan bahwa kucing bersedia mendekati sebuah siluet berbentuk kucing dengan ekor tegak lurus, namun enggan mendekat siluet kucing dengan ekor yang diturunkan.

7. Ekor membentuk tanda tanya atau seperti kail

Kucing juga kerap membentuk ekornya seperti bentuk tanda tanya atau kail. Maksudnya, ekornya tegak lurus ke atas namun melengkung di bagian ujung.

Ini adalah bahasa tubuh yang mengindikasikan kucing merasa bahagia dan mendekat secara damai.

Jika melihat kucing peliharaan kita membentuk ekornya seperti ini, artinya itu adalah "undangan" dari kucing untuk berinteraksi.

Tapi, meskipun bentuk ekor yang lucu itu sangat menggoda untuk dielus, kebanyakan kucing sebetulnya lebih suka area di sekitar kelenjar wajahnya dielus, seperti area pipi, bawah dagu, dan belakang telinga.

Baca juga: 3 Bagian Tubuh Kucing yang Tidak Boleh Disentuh

8. Ekor kucing mengembang

Jika ekor kucing tampak seolah menggembung atau melengkung ke belakang, artinya kucing merasa terkejut atau takut oleh ancaman yang datang tiba-tiba atau membuatnya sangat takut.

Ekor kucing terlihat mengembang karena bulu-bulu kucing berdiri tegak (piloerection), sehingga terlihat lebih besar.

Ini adalah reaksi defensif yang menunjukkan bahwa kucing ingin dibiarkan sendiri.

Sering kali posisi ini dipicu oleh rasa terancam oleh binatang lain, orang asing di dalam rumah, atau suara yang tiba-tiba.

Jika kucing peliharaan kita menunjukkan reaksi ini, cobalah analisa apa faktor yang menyebabkan kucing merasa stres dan singkirkan.

Mungkin juga kucing menganggap pendekatan kita sebagai ancaman sehingga menjadi lebih agresif.

9. Ekor turun ke tanah

Seekor kucing mungkin menurunkan ekornya ke bawah punggungnya jika merasa ketakutan atau gelisah.

Jika ekor kucing terselip di antara kedua kakinya, berarti binatang ini benar-benar ketakutan atau merasa kesakitan.

10. Melilitkan ekor ke tubuh

Jika kucing duduk atau berbaring dengan ekor melilit tubuhnya, itu adalah tanda kucing merasa ketakutan, defensif, kesakitan, atau merasa tidak enak badan.

Jika melihat kucing menunjukkan gestur seperti itu, saatnya menghakhiri interaksi kita dengan kucing dan pastikan lingkungan sekitar kucing bebas dari pemicu stres.

Jika kucing sering berjongkok dengan ekor meringkuk di sekeliling tubuhnya selama lebih dari beberapa hari, cobalah berkonsultasi dengan dokter hewan. Sebab, itu mungkin saja tanda adanya rasa sakit atau penyakit.

Halaman:


Sumber PetMD
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X