Kompas.com - 04/06/2021, 17:41 WIB
Ilustrask kucing makan roti. SHUTTERSTOCK/ZANNA PESNINAIlustrask kucing makan roti.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Beberapa pemilik kucing memiliki kebiasaan memberikan makanan yang sedang dimakan pada kucingnya.

Hal ini dikarenakan kucing terkadang mendekati kita setiap kita mengunyah sesuatu, tidak peduli yang kita kunyah itu daging atau pun buah.

Namun, apakah boleh memberikan kucing kita sayuran atau pun buah-buahan?

Gerald Buchoff, BVScAH, pemilik Holistic Pet Care di Little Falls, New Jersey, mengatakan bahwa kucing adalah karnivora. Maka dari itu konsumsi daging adalah hal yang wajib, untuk memenuhi kebutuhan energi dan proteinnya.

Kucing tidak membutuhkan karbohidrat, tetapi membutuhkan serat.

Di alam liar, kucing biasanya menangkap burung sebagai salah satu mangsanya. Lalu, memakannya langsung bersama bulu-bulu burung hasil tangkapannya. Bulu-bulu burung tersebut adalah salah satu sumber serat si kucing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya itu saja, juga ada beberapa sayuran atau tumbuhan di usus hewan yang dimangsa.

"Jadi ketika kita menambahkan sayuran ke dalam makanan kucing, sama saja kita memberinya bantuan fitonutrien yang sehat, yang menyediakan bioflavonoid dan fenol berharga yang memberikan manfaat kesehatan ekstra," kata Buchoff.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua makanan yang dimakan manusia aman untuk kucing. Untuk itu, kita tidak bisa asal memberikan kucing makanan yang kita konsumsi.

Buschoff membagikan beberapa makanan manusia yang aman untuk dikonsumsi kucing, yang bisa dijadikan referensi untuk kucing peliharaan kita.

1. Brokoli

Brokoli adalah sayuran yang dikenal sebagai makanan "fungsional" dan obat. Sayur ini sarat dengan antioksidan serta vitamin C dan bioflavonoid, sehingga dapat membantu mendukung sistem kekebalan kucing. Brokoli juga mengandung serat.

Sajikan brokoli yang tidak terlalu matang, dan diamkan sejenak setelah memasaknya, agar lidah kucing tidak melepuh ketika mengonsumsinya.

Ingatlah juga untuk tidak memberikan bumbu tambahan pada brokoli yang akan kita berikan pada kucing, untuk menghindarkan kucing mengalami permasalahan pada pencernaannya.

Baca juga: Bolehkah Kucing Makan Roti?

2. Wortel

Wortel mengandung likopen dan antioksidan yang tinggi. Makanan yang kaya likopen bisa menjadi perlindungan untuk kucing dari kanker tertentu.

"Likopen dan antioksidan adalah pertahanan besar terhadap penyakit degeneratif dan pertumbuhan sel kanker," kata Buchoff.

Likopen juga memperlambat perkembangan kehilangan penglihatan seiring bertambahnya usia kucing, karena semakin tua kucing, maka lensa pada matanya bisa menjadi keruh.

Buchoff merekomendasikan kita menyajikan wortel dalam bentuk yang lembut, atau lebih tipis, agar dapat dikonsumsi kucing dengan mudah.

3. Sawi 

Sawi mengandung serat yang sehat untuk kucing. Tetapi, kita perlu memastikan daunnya segar dan hijau, untuk memastikan vitalitas sayuran dan manfaat maksimal bagi kucing.

Buchoff menyarankan sawi yang akan diberikan untuk kucing perlu dicincang, lalu dikukus selama 30 hingga 50 detik untuk melunakkan sayuran.

Memasak sayuran merusak nutrisi, jadi jangan biarkan sawi dimasak dengan panas yang tinggi.

Baca juga: 10 Tanaman Hias Indoor yang Aman untuk Kucing

4. Bok choy

Bok choy merupakan sayuran yang memiliki manfaat baik untuk kucing, meski rasanya sedikit pahit. 

Buchoff mengungkapkan bahwa dengan mengonsumsi bok choy, bisa memperpanjang usia kucing.

"Kucing tidak hanya akan hidup lebih lama, tetapi juga akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik," kata Buchof.

5. Apel, pir, plum, persik

Buchoff mengatakan bahwa apel, pir, plum, dan persik adalah makanan yang baik untuk kucing, namun dalam jumlah yang sedikit.

Dia memperingatkan bahwa jumlah konsumsi yang berlebihan dari buah-buahan ini dapat menyebabkan "skittles" atau kucing jadi aktif berlari-lari kesana kemari.

Baca juga: Bolehkah Kucing Makan Daging Olahan?

6. Daging

Secara keseluruhan, sekitar 70 persen dari makanan kucing harus berupa daging berurat, dan sekitar 25 persen dari makanannya adalah daging organ, seperti ayam, sapi, kalkun, dan domba.

Kucing membutuhkan taurin, yang merupakan asam amino yang didapat kucing dari daging, hati, jaringan, dan dari otak.

Sebelum memberikannya ke kucing, ada baiknya kita menggiling terlebih dahulu daging-daging tersebut.

7. Ikan

Tidak lebih dari 15 persen makanan kucing harus terdiri dari ikan atau berikan sekitar sekali seminggu. Asam lemak omega 3 dalam ikan sangat sehat untuk kucing.

Memberikan ikan pada kucing, tidak harus dimasak, boleh saja berikan ikan yang mentah.

Meski kita mengkhawatirkan mengenai bakteri yang terkandung pada ikan mentah dapat mengganggu pencernaan kucing, Buschoff justru mengatakan bahwa kucing diciptakan untuk mengonsumsi daging mentah dan menangani bakteri. Jadi, tidak perlu khawatir.

Baca juga: Apakah Kucing Bisa Mengonsumsi Makanan Manusia?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.