Kompas.com - 19/07/2021, 12:10 WIB
Pekerja memberikan pakan ternak sapi untuk hewan kurban yang dijual di kawasan Mahendradata, Denpasar, Bali, Jumat (16/7/2021). Menurut pedagang, menjelang hari raya Idul Adha 1442 H permintaan hewan kurban berupa kambing dan sapi yang dijual dengan harga Rp2,6 juta hingga Rp21 juta tersebut mengalami penurunan hingga 60 persen akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUFPekerja memberikan pakan ternak sapi untuk hewan kurban yang dijual di kawasan Mahendradata, Denpasar, Bali, Jumat (16/7/2021). Menurut pedagang, menjelang hari raya Idul Adha 1442 H permintaan hewan kurban berupa kambing dan sapi yang dijual dengan harga Rp2,6 juta hingga Rp21 juta tersebut mengalami penurunan hingga 60 persen akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp.

KOMPAS.com - Saat ini, tersedia sejumlah cara yang memungkinkan kita untuk membeli hewan kurban secara online.

Meski tak bisa memeriksa secara langsung, membeli hewan kurban secara online cenderung lebih hemat biaya dan waktu terutama untuk pelanggan.

"Biaya dan waktu jauh lebih hemat, tidak perlu pergi ke tempat pedagang, hingga konsumen mudah membandingkan jenis hewan dari penjual satu dengan yang lainnya," ungkap Dosen Fakultas Peternakan Unpad, Denie Heriyadi seperti dikutip laman unpad.ac.id, Senin (19/7/2021).

Meski begitu, Denie mengingatkan agar masyarakat tetap cermat dalam membeli.

Setidaknya, ada beberapa tips memilih hewan kurban secara online yang dapat diterapkan:

1. Mencari penjual yang terpercaya

Dianjurkan untuk mencari penjual yang memberikan informasi hewan secara transparan.

Pastikan pedagang memaparkan secara rinci mengenai kuantitas dan kualitas hewan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Konsumen berhak memperoleh informasi hewan kurban yang dibeli secara transparan. Karena itu, pedagang sebaiknya memberikan informasi lengkap terkait data hewan yang dijualnya,” kata Denie.

Baca juga: MUI Rilis Panduan Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Seperti Apa?

2. Meminta foto hewan

Informasi yang diberikan oleh pedagang bisa saja kurang akurat. Untuk itu, disarankan agar konsumen juga meminta foto hewan dengan skala, sehingga ukuran hewan yang dijual dapat terlihat lebih jelas.

3. Memenuhi kriteria ASUH

Dosen Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Padjadjaran, Endang Yuni Setyowati mengingatkan, ketika membeli hewan kurban pastikan memenuhi kriteria ASUH, yakni aman, sehat, utuh, dan halal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X