Kompas.com - 13/09/2021, 08:26 WIB

Momen ini bisa menjadi kesempatan orangtua untuk membatasi waktu anak bermain video game.

Ketika anak kembali pergi ke sekolah, anak akan berinteraksi dengan teman dan guru mereka.

Baca juga: Disdik DKI: Tak Ada Toleransi Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Sekolah Tatap Muka

Hanya saja butuh waktu untuk mengubah kebiasaan anak menatap layar, karena kebiasaan tersebut sudah terjadi dalam waktu relatif lama.

Psikoterapis Annette Nunez menganjurkan para orangtua untuk membatasi screen time anak dengan mengatur kapan anak boleh bermain, dan tidak mengizinkan anak menonton televisi berjam-jam di malam hari.

Sebelum menetapkan aturan, jelaskan kepada anak terlebih dahulu mengapa aturan itu dibuat.

Dengan demikian, anak menjadi lebih siap dan tidak marah ketika diminta untuk berhenti menatap layar.

Baca juga: Penting, Tips Pemakaian Gawai bagi Anak Selama Pandemi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Moms


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.