Kompas.com - 27/09/2021, 16:00 WIB
Atlet peserta mengikuti kompetisi Sabang International Freediving Competition (SIFC) 2019 di Teluk Balohan, Kota Sabang, Kamis (7/11/2019). Sebanyak 40 atlet dari 17 negara mengikuti SIFC pada 2-7 November 2019, yang merupakan event bergengsi tahunan dan rutin digelar di Kota Sabang sejak tahun 2017. VICTOR YUSLIH/SIFC 2019Atlet peserta mengikuti kompetisi Sabang International Freediving Competition (SIFC) 2019 di Teluk Balohan, Kota Sabang, Kamis (7/11/2019). Sebanyak 40 atlet dari 17 negara mengikuti SIFC pada 2-7 November 2019, yang merupakan event bergengsi tahunan dan rutin digelar di Kota Sabang sejak tahun 2017.

KOMPAS.com - Olahraga freediving sukses membuat penampilan Dikta, vokalis Yovie & Nuno jauh lebih kurus dibandingkan sebelumnya.

Ia mengaku melakukan freediving hingga empat kali dalam seminggu sehingga efektif membakar kalori tubuhnya.

Meski tidak diniatkan sebagai program penurunan berat badan, hasilnya, ia terlihat jauh lebih ramping dari biasanya.

Olahraga freediving memang memiliki banyak manfaat kesehatan sebagai implikasi dari metode maupun teknik yang dipraktikkan. Sekilas olahraga ini memang terkesan ekstrem karena kita bakal menyelam ke lautan dalam tanpa bantuan alat pernapasan.

Oleh sebab itu, membutuhkan latihan dan metode yang tepat agar sistem pernapasan kita jadi lebih efisien.

Baca juga: Mengenal Freediving, Olahraga yang Bikin Dikta Yovie & Nuno Kurus...

Freediving, olahraga menyenangan sarat manfaat kesehatan

Ada banyak alasan para penggemar freediving menggilai olahraga selam rekreatif ini. Mereka bisa bebas menikmati pemandangan dan keindahan alam bawah laut selama menyelam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tanpa bantuan alat pernapasan, sensasi yang dirasakan juga jauh berbeda baik dari segi fisik maupun mental. Freediving, yang juga disebut sebagai selam bebas, dapat meningkatkan kemampuan pernapasan, fungsi paru-paru, kepercayaan diri, dan kesadaran akan tubuh.

Berikut adalah manfaat kesehatan dari olahraga freediving:

Menghilangkan stres

Freediving termasuk dalam olahraga ekstrem yang dianggap bertujuan memacu adrenalin. Namun kita dituntut untuk mampu bersikap santai ketika melakukan freediving.

Detak jantung yang terlalu cepat, seperti ketika adrenalin meningkat, membuat penyelaman kita menjadi pendek, dangkal dan kurang aman. Oleh sebab itu, kita diharuskan bersikap rileks agar prosesnya menjadi lebih menyenangkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.