Kompas.com - 08/12/2021, 15:00 WIB

KOMPAS.com - Media sosial belakangan diramaikan pembahasan soal pasangan yang menjadi beban dalam hal finansial.

Diskusi ini berawal dari fenomena anak muda yang saat ini mengharuskan pasangannya memenuhi kebutuhannya seperti skincare, gadget, hingga pakaian terbaru.

Padahal, pasangan tersebut belum menikah dan hanya berstatus pacaran.

Alih-alih pemberian, sejumlah kebutuhan tersebut dijadikan sebagai permintaan yang harus dipenuhi.

Perilaku ini dianggap menjadi contoh hubungan yang tidak sehat, karena bisa mengganggu kondisi finansial salah satu pihak.

Baca juga: 3 Rahasia Mengatur Keuangan agar Jadi Pasangan Bahagia

Praktiknya dilakukan dengan metode gaslighting yakni memanipulasi pasangan untuk memenuhi keinginannya.

Misalnya saja memunculkan perasaan bersalah, tidak layak atau ancaman tersirat.

Tanda bahaya soal finansial

Keuangan menjadi isu yang penting dan menentukan dalam keharmonisan hubungan bahkan sejak sebelum menikah. 

Perilaku yang bermasalah dalam segi finansial, termasuk cenderung "matre" dan membebani, bisa menjadi tanda bahaya.

Tina B. Tessina, PhD, psikoterapi di Amerika Serikat mengatakan, pasangan bisa melakukan perselingkuhan finansial.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Bustle
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.