Kompas.com - 15/12/2021, 10:10 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pelelangan arloji Patek Philippe 5711 Tiffany Blue di Badan Lelang Phillips mungkin tengah menjadi buah bibir. Namun, sebenarnya ada satu arloji langka lainnya yang laku dengan harga tinggi: sebuah Patek vintage yang terjual dengan harga hampir 10 juta dollar AS (sekitar Rp 143 miliar) di Sotheby.

Melansir Hypebeast, ada 19 bidder yang bertarung di ruang pelelangan Sotheby New York guna memperebutkan Patek Philippe Ref 1518 “Pink-on-Pink” yang ditawarkan.

Menurut laporan, arloji itu akhirnya terjual dengan harga 9,6 juta dollar AS (sekitar Rp 137 miliar), empat kali lebih tinggi dibanding harga estimasinya, yaitu 2,2 juta dollar AS (sekitar Rp 31,5 miliar)

Arloji tersebut rupanya didatangkan dari kediaman Pangeran Mesir, Tewfik Tousson, dan merupakan satu dari 14 model yang dirilis Patek.

Tak heran, penjualan arloji langka ini memecahkan rekor di Sotheby, menjadi arloji dengan harga lelang tertinggi yang dicapai oleh badan lelang tersebut.

Sebelumnya, Sotheby juga mendapatkan 2,2 juta dollar AS untuk arloji modern Patek Philippe Ref 5531R-010 World Time Minute Repeater.

Patek Philippe Ref 5531R-010 World Time Minute Repeater Patek Philippe Ref 5531R-010 World Time Minute Repeater
Arloji ini adalah salah satu dari lima arloji yang dibuat dengan dial enamel cloisonné yang menampilkan cakrawala kota New York.

Penjualan arloji yang didapat Sotheby telah mencapai 24,4 juta dollar AS (sekitar Rp 349,35 miliar), sementara total lelang tahunannya mencapai 142 juta dollar AS (sekitar Rp 2 triliun). Setelah ini, masih ada dua penjualan lagi sebelum berakhirnya tahun lelang.

Sam Hines, kepala Sotheby’s Watches pun memberikan komentarnya tentang pencapaiannya itu.

“Hasil luar biasa hari ini membuat tahun ini menjadi tahun dengan pencapaian terbesar bagi tim Sotheby’s Global Watches, sekaligus menandai pelelangan arloji terpenting yang pernah digelar di Sotheby’s New York,” ujar Hines.

Hines dan timnya berpendapat bahwa mereka tidak melihat adanya penurunan selera terhadap arloji sama sekali pada kolektor di seluruh dunia, terlihat dari rekor baru yang terus tercetak.

“Kami menantikan akhir dari penjualan online bagian kedua kami di New York, dan penjualan online terakhir kami di Jenewa yang dibuka minggu depan, untuk mengakhiri banner year untuk Sotheby's Watches,” pungkasnya.

Baca juga: 5 Jam Tangan Termahal di Dunia, Apa Saja?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Hypebeast
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.