Kompas.com - 31/01/2022, 21:41 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Industri jam tangan telah mengalami perubahan besar saat ini.

Dulu, banyak orang --khususnya generasi muda-- tidak memusingkan penunjuk waktu karena mereka bisa dengan mudah melihat waktu dari ponsel pintar mereka.

Sekarang kolektor arloji terus bertambah. Bahkan anak muda yang tadinya kurang tertarik memakai arloji kini memiliki setidaknya satu atau dua kreasi dari watchmaker kelas atas.

Berbagai pabrikan jam terus menghadirkan cerita untuk melahirkan tren di masyarakat.

Keterbatasan unit menyebabkan pecinta horologi kesulitan untuk memeroleh arloji yang mereka dambakan.

Kita ambil contoh kasus Audemars Piguet 15202 dan Patek Philippe 5711.

Pada tahun lalu, dua arloji itu dianggap sebagai cawan suci alias "holy grail" setelah produksinya dihentikan oleh Audemars Piguet dan Patek.

Hal ini menimbulkan lonjakan permintaan yang tinggi di pasaran untuk dua referensi tersebut di pasaran.

Dalam kasus Audemars Piguet, arloji ref 15202 atau Royal Oak Jumbo terakhir dirilis dalam dua versi.

Versi pertama adalah Audemars Piguet Royal Oak Jumbo 15202 "Smoked Green" dengan dial hijau.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.