Kompas.com - 15/03/2022, 10:13 WIB
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Ada banyak sepatu lari yang dibuat brand asal Jerman, adidas. Namun salah satu yang paling populer barangkali adalah seri Ultraboost.

Diperkenalkan pertama kali tahun 2015, sepatu ini segera merebut hati penggunanya. Banyak yang menyebutnya sebagai sepatu lari paling empuk dan nyaman dipakai.

Ultraboost juga disebut sebagai sepatu lari yang awet dan tidak gampang rusak atau kehilangan performa. Seorang pelari bahkan masih memakainya walau sudah menempuh jarak 3300 kilometer!

Dengan kepopuleran tersebut, adidas pun merilis Ultraboost versi baru setiap tahun dengan berbagai pembaharuan dan inovasi untuk membuatnya menjadi sepatu lari yang makin handal.

adidas Ultraboost 22 adidas Ultraboost 22
Meski begitu, karena adidas juga meluncurkan banyak sepatu lari berbeda, maka pertanyaan pun muncul, di manakah posisi Ultraboost di antara sepatu-sepatu lari yang lain? Akan jadi seperti apakah sepatu ini menurut harapan adidas? Siapa yang cocok memakainya?

Memang, sebelum Ultraboost 21 (seri yang diluncurkan tahun 2021), adidas sepertinya menargetkan pengguna yang mencari sepatu nyaman untuk dipakai sehari-hari daripada sepatu lari serius yang mengejar performa.

Dan bagian ini sepertinya memenuhi harapan banyak orang. Dengan midsole Boost (bantalan di bagian tengah) yang nyaman dipakai sepanjang hari, Ultraboost dengan cepat jadi pilihan. Bahkan kebanyakan orang memakainya sebagai sneakers sehari-hari.

Namun jangan salah, Ultraboost bukan sepatu lari yang buruk lho. Bagian atas yang mencengkeram kaki dengan pas, midsole yang empuk, dan outsole Continental membuat pemakainya bisa berlari dengan mudah.

Baca juga: UltraBoost 21, Sepatu Terbaru dari Adidas, Apa Bedanya?

adidas Ultraboost 22 adidas Ultraboost 22
Meski demikian, sepertinya adidas merasa itu semua belum cukup. Pada Ultraboost 21 adidas melakukan pembaruan dari atas ke bawah sehingga sepatu ini terasa berbeda.

Cage plastik di samping sepatu dimunculkan lagi dalam desain mengambang untuk memegang kaki lebih baik. Outsole Continental dan Torsion (sekarang disebut LEP) bekerja sama dengan bagian heel agar transisi saat berlari lebih efisien.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.