Kompas.com - 24/03/2022, 17:29 WIB

KOMPAS.com - Kurangnya kepuasan atau kebahagiaan seksual sering kali menimbulkan konflik tersendiri di antara pasangan suami-istri.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, faktor perselisihan dan pertengkaran menjadi penyebab perceraian tertinggi, yakni sebanyak 176.683 kasus pada 2020.

Ketidakharmonisan dalam rumah tangga salah satunya dipicu oleh ketidakpuasan dalam urusan seksual.

Menurut data penelitian dari RSCM, disinyalisasi 70 persen wanita di Indonesia jarang atau tidak mencapai orgasme saat melakukan hubungan seksual.

Baca juga: Penyakit yang Mengintai kalau Sembarangan Pakai Sex Toy

Namun dengan semakin berkembangnya teknologi dan informasi, kebahagiaan seksual tentunya sudah bisa didapatkan.

Baik bagi suami maupun istri kepuasaan seksual bisa diperoleh dengan variasi dari berbagai instrumen asmara atau sex toy.

Selain membantu kebahagiaan seksual, sex toy juga dianggap mampu membuat pasangan lebih sadar akan pentingnya kesehatan reproduksi masing-masing.

Namun demikian, sebelum memutuskan untuk menggunakan sex toy sebagai variasi dalam hubungan seksual, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertimbangan ini penting terlebih bagi pasangan yang baru pertama kali menggunakannya.

Setidaknya ada empat hal yang harus diperhatikan pasangan sebelum memutuskan menggunakan sex toy.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.