Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Menanam dan Merawat Tanaman Philodendron agar Subur

Kompas.com - 07/05/2022, 12:51 WIB
Anya Dellanita,
Wisnubrata

Tim Redaksi

Selain itu, pembusukan akar juga bisa dicegah dengan menanam philodendron di tanah ringan yang cepat mengering dan tidak terlalu lembap.

Kita juga perlu mengingat bahwa tanaman satu ini lebih menyukai cahaya matahari tidak langsung, sehingga sebaiknya ditempatkan di tempat teduh namun terkena sinar matahari yang terang.

Dengan pencahayaan dan penyiraman yang tepat, sebenarnya philodendron tak membutuhkan pemangkasan rutin.

Namun, jika philodendron kita tumbuh terlalu besar atau daunnya mulai menguning, sebaiknya segera potong batangnya di tempat yang tidak terlihat.

Lalu beberapa bulan setelah tumbuh, berikan pupuk ke tanah tempat philodendron tumbuh.

Garces menyarankan agar kita menggunakan pupuk dengan kadar nitrogen tinggi. Jadi, cari pupuk dengan angaka seperti 23-8-8 di labelnya (nitrogen ditunjukkan oleh angka pertama label).

Philodendron yang baru dibeli atau ditransplatasi tidak perlu diberi pupuk selama tiga hingga enam bulan. Namun setelah itu, Meyers mengatakan untuk membiarkan tanaman “membimbing” kita.

"Tanaman yang tumbuh aktif dengan daun yang lebih kecil dan pucat dibanding daun lainnya kemungkinan butuh pupuk,” ujarnya.

Dia juga menyarankan agar kita menggunakan pupuk cair agar bisa menambahkan lebih banyak dan membatasi pemupukkan di periode pertumbuhan aktif tanaman saja.

Memperbanyak philodendron

Garces mengatakan, cara termudah untuk memperbanyak philodendron adalah dengan memotong batang dan menenggelamkannya ke dalam air, memastikan bahwa setidaknya salah satu node (tempat di mana daun menempel) berada di dalam air, sehingga akar tumbuh.

Untuk memantau kapan akar baru tumbuh, tempatkan node dan air dalam botol bening.

"Begitu batangnya berakar, tanam di tanah yang ringan. Perlu beberapa minggu bagi philodendron untuk memantapkan dirinya, jadi bersabarlah," kata Garces.

Menangani masalah pada philodendron

Jika terjadi masalah pada philodendron yang kita tanam, kemungkinan besar itu disebabkan karena overwatering atau kelebihan air.

Garces mengatakan, akar philodendron tidak menyukai terendam air, sehingga pot yang digunakan perlu memiliki lubang untuk mengeringkan air.

Jika philodendron mengalami overwatering, daunnya akan menguning dan melembek. Untungnya, hal ini dapat diatasi dengan mengurangi penyiraman dan memastikan pot memiliki drainase yang baik.

Overwatering juga dapat menyebabkan fungal leaf spots atau penyakit bercak daun. Kita bisa mengatasi masalah ini dengan memangkas bagian yang terinfeksi dan menyesuaikan kembali jadwal penyiraman.

Busuk akar juga bisa terjadi pada philodendron. Namun, ini bisa diatasi dengan memangkas akar yang membusuk dan memindahkan tanaman ke wadah baru, lengkap dengan potting mix segar.

Kita juga bisa mengambil stek dari bagian yang sehat, memperbanyaknya, dan membuang tanaman yang sakit.

Philodendron juga bisa mengalami underwatering (kekurangan air) yang menyebabkan daun menguning dan kering. Tangani dengan meningkatkan asupan air tanaman.

Baca juga: Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Monstera dan Philodendron

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com