Kompas.com - 02/07/2022, 22:34 WIB

Kesehatan mental masih menjadi topik utama dan cukup sering dibahas di media sosial.

Maraknya informasi terkait hal itu dan kemudahan dalam mengaksesnya membuat self diagnose atau diagnosis diri sendiri menjadi satu hal sulit dihindari.

Contohnya ketika seseorang mengalami situasi yang membuatnya cemas.

Akibat membaca informasi yang dirasa cocok dengan dirinya, orang itu mengklaim kalau dia menderita anxiety disorder.

Atau pembahasan soal bipolar yang lalu dia mengaku bipolar, bahkan dibagikan ke media sosial.

Padahal apa yang mereka yakini itu belum tentu sesuai dengan kacamata medis.

Banyaknya informasi yang tersedia di internet dan media sosial, justru membuat kita harus lebih waspada ketika mencoba memahaminya.

Terutama jika itu berhubungan dengan kesehatan mental.

Potensi bahaya ketika mendiagnosis diri sendiri tanpa bantuan medis di antaranya sebagai berikut.

1. Terjadi banyak kesalahpahaman

Diagnosis diri sendiri adalah praktik yang bisa menimbulkan konsekuensi serius terkait kesehatan mental.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.