Kompas.com - 04/08/2022, 06:30 WIB

KOMPAS.com - Selama ini pemberian ASI atau air susu ibu mungkin diketahui hanya efektif untuk meningkatkan tumbuh kembang bayi agar tidak stunting.

Namun, lebih dari itu, ASI ternyata juga dapat mencegah atau melawan virus penyakit pada bayi.

"Menyusui bukan hanya sebatas memberikan air susu ibu saja, tetapi merupakan salah satu bentuk ikatan pertama antara ibu dan anak, serta menjaga kesehatan ibu dan anak dalam jangka panjang."

Demikian penuturan dokter spesialis anak dan konselor laktasi di Rumah Sakit Pondok Indah – Puri Indah, Dr Jeanne-Roos Tikoalu, SpA, IBCLC, CIMI, saat perayaan ulang tahun Mothercare yang ke-17 tahun di Pullman Hotel Central Park, Jakarta Barat.

Baca juga: Mia Sutanto: Mengapa Air Susu Ibu Penting untuk Bangsa Ini?

Menurut dia, pemberian ASI memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, karena ini akan memberikan antibodi yang dapat mencegah bayi terserang dari berbagai kemungkinan penyakit maupun infeksi.

Selain itu, ASI juga lebih mudah dicerna, sehingga dapat membuat anak menjadi cerdas dan berefek positif pada kemampuan kognitifnya.

Mencegah penyakit

Dokter Jeanne pun menjelaskan bagaimana antibodi yang muncul dari ASI bisa melindungi bayi terhadap berbagai macam penyakit.

Pertama, dia mengatakan, bahwa ibu yang sakit biasanya akan membuat antibodi, sehingga antibodi tersebut nantinya bisa keluar melalui ASI yang diberikan pada bayi.

Baca juga: Mengenal Kandungan Gizi Air Susu Ibu

"Kalau ibunya batuk, pilek, atau diare, tubuhnya kan membuat antibodi," terangnya.

"Jadi ketika sakit, ibu membuat antibodi, lalu itu bisa melindungi bayi dari penyakit-penyakit yang pernah diderita ibu melalui pemberian ASI," ungkap dia.

Bahkan, menurut Dr Jeanne, ASI juga terbukti dapat meningkatkan sistem immunitas tubuh dan mencegah bayi terkena Covid-19.

"Sama dengan penyakit lainnya, ibu akan membuat sel antibodi yang keluar lewat ASI. Yang terpenting adalah bagaimana protokol kesehatannya sudah sesuai," imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.