Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/12/2022, 14:09 WIB
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Anemia atau kurang darah merupakan kondisi dimana jumlah sel darah merah serta kadar hemoglobin dalam tubuh menurun. Gejala ini sebenarnya sudah sejak lama terdengar di masyarakat dan dinilai sebagai salah satu penyakit umum.

Di Indonesia sendiri, Laporan Riset Kesehatan Dasar mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan prevalensi anemia dari 21,7% di 2013 menjadi 23,7% di 2018, dari total populasi. Bahkan 3 dari 10 remaja Indonesia menderita penyakit anemia.

Sayangnya, anemia dan gejalanya masih sering diabaikan oleh masyarakat seolah hanya kecapean. Padahal kekurangan energi, kulit pucat, rambut rontok, sesak nafas, hingga kelelahan adalah gejala dari kurangnya zat besi pada tubuh kamu.

Permasalahan ini menjadi lebih bahaya terhadap remaja wanita nan memasuki fase menstruasi dan ibu hamil. Terlebih, kekurangan energi saat masa kehamilan bisa menyebabkan stunting pada anak.

Menanggapi fenomena tersebut, P&G Health lewat brand Sangobion, meluncurkan kampanye berjudul “Jangan Cuek, Ayo Cek Gejala Kurang Darah” dalam rangka memperingati Hari Kekurangan Zat Besi 2022 yang jatuh pada 26 November 2022.

“Kampanye “Jangan Cuek, Ayo Cek Gejala Kurang Darah” dilakukan selama bulan November 2022 hingga Januari 2023 melalui rangkaian program yang menargetkan lebih dari 10 ribu tenaga profesional kesehatan, juga edukasi masyarakat dan kampanye media sosial,” ujar Anie Rachmayani selaku Brand Director Personal Healthcare P&G Health Indonesia, dalam konferensi pers, Rabu (30/11/22).

Peresmian kampanye ?Jangan Cuek, Ayo Cek Gejala Kurang Darah? dan ANEMIAMETER yang dihadiri oleh (dari kiri) Dwi Adi Maryandi, SKM, MPH selaku Ketua Tim Kerja Pemberdayaan dan Penggerakan Masyarakat, Kementrian Kesehatan RI, Dr.dr. TB. Djumhana Atmakusuma, SpPD-KHOM selaku Ketua Umum Perhimpunan Hematologi & Transfusi Darah Indonesia (PHTDI), Maithreyi Jagannathan selaku General Manager Personal Healthcare P&G Health Indonesia, dan Anie Rachmayani selaku Brand Director Personal Healthcare P&G Health Indonesia Peresmian kampanye ?Jangan Cuek, Ayo Cek Gejala Kurang Darah? dan ANEMIAMETER yang dihadiri oleh (dari kiri) Dwi Adi Maryandi, SKM, MPH selaku Ketua Tim Kerja Pemberdayaan dan Penggerakan Masyarakat, Kementrian Kesehatan RI, Dr.dr. TB. Djumhana Atmakusuma, SpPD-KHOM selaku Ketua Umum Perhimpunan Hematologi & Transfusi Darah Indonesia (PHTDI), Maithreyi Jagannathan selaku General Manager Personal Healthcare P&G Health Indonesia, dan Anie Rachmayani selaku Brand Director Personal Healthcare P&G Health Indonesia
Gerakan ini didukung dengan hadirnya terobosan terbaru bernama Anemiameter sebagai aplikasi digital berbasis web pertama di Indonesia untuk mendeteksi risiko anemia kekurangan zat besi.

Kamu akan diberikan 10 pertanyaan dan di akhir sesi, terdapat skor yang terkumpul berdasarkan jawaban untuk kemudian mendeteksi apakah terjadi kemungkinan risiko anemia.

Anemiameter bisa diakses melalui akun resmi Instagram @Sangobion4Life serta situs Sangobion.co.id.

Acara peresmian juga dihadiri oleh Ketua Umum Perhimpunan Hematologi & Transfusi Darah Indonesia (PHTDI), Dr.dr. TB. Djumhana Atmakusuma, SpPD-KHOM.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.