Daya Tahan Tubuh Melemah karena Salah Pijat - Kompas.com

Daya Tahan Tubuh Melemah karena Salah Pijat

Kompas.com - 09/12/2011, 14:20 WIB

KOMPAS.com - Saat tubuh butuh rileksasi, biasanya perawatan spa dengan pijat dan scrub atau luluran menjadi pilihan. Namun jangan asal pilih perawatan spa juga terapisnya. Jika salah pijat, lantaran tak paham teknik pijatan yang baik dan benar, bukannya sehat tapi daya tahan tubuh justru melemah.

Mien Rogi, praktisi spa yang berpengalaman sebagai terapis dan staf riset perawatan tubuh di Martha Tilaar lebih dari 30 tahun menjelaskan sejumlah risiko jika salah mengaplikasikan teknik pijat dan scrub.

"Dalam perawatan spa, ada pijatan juga scrub menggunakan produk spa. Jika setelah perawatan badan justru merasa tak enak atau sakit, bukan perawatannya yang keliru, namun teknik pijatan dan scrub yang tak benar," jelas Mien kepada Kompas Female di Jakarta.

Menurut Mien, pijat dapat menimbulkan risiko jika tekniknya keliru. Saat memijat, lanjutnya, ada kelenjar dalam tubuh yang tidak boleh dipijat. "Kalau kelenjar ini dipijat akan berpengaruh ke daya tahan tubuh, atau membuat seseorang jadi mudah sakit. Jika selesai dipijat badan terasa sakit, berarti ada yang salah dengan teknik pijatannya," tegas perempuan asal Manado ini.

Saat memijat, terapis juga harus ahli untuk memilah otot yang sebaiknya diterapi dengan pijatan. Konsumen pun harus mengenali kebutuhannya. Jika ingin pijat, bagian mana dari tubuh yang menjadi fokus dan kebutuhannya.

"Pijatan memberikan relaksasi otot dan saraf sehingga peredaran darah lancar, otot lebih rileks dan badan menjadi lebih sehat," kata Mien.

Namun, lanjutnya, kenali kebutuhan Anda. Pijatan untuk mereka yang lelah karena seharian duduk di meja kerja berbeda dengan mereka yang bekerja di luar ruangan dan lebih sering berjalan kaki misalnya.

"Jika merasa lelah karena terlalu sering berjalan atau berdiri saat bekerja, fokus pijatan adalah pada kaki dan betis. Ada otot-otot tertentu pada bagian tubuh ini yang harus diterapi dengan pijatan oleh terapis. Sedangkan kalau terlalu sering duduk di kantor, otot-otot pada punggung dan bokong lah yang menjadi fokus pijatannya," jelas Mien.

Sebagai bagian dari perawatan spa, teknik scrubbing juga harus tepat. Mengaplikasikan scrub dengan teknik yang salah justru akan menimbulkan iritasi kulit. Baik pijat maupun scrub, pijatan harus mengarah ke jantung untuk melancarkan peredaran darah menuju jantung.

Editorwawa
Close Ads X