Haruskah Berbohong tentang Pengalaman Bercinta? - Kompas.com

Haruskah Berbohong tentang Pengalaman Bercinta?

Kahfi Dirga Cahya
Kompas.com - 09/08/2017, 11:01 WIB
Ilustrasi pria dan wanitaPurestock Ilustrasi pria dan wanita

KOMPAS.com - “Berapa perempuan yang pernah bercinta denganmu?” Mungkin itu adalah pertanyaan yang paling mengerikan dan sulit dijawab oleh pria, apalagi bila yang menanyakan adalah pasangan.

Menurut survei terhadap 1.000 orang Eropa dan Amerika Serikat oleh DrEd.com, situs kesehatan seksual yang berbasis di Inggris, beberapa pria mengatakan tidak bermasalah untuk menjawabnya dengan jujur. Namun, 22 persen pria Amerika Serikat yang pernah bercinta dengan 16 atau lebih perempuan berbeda mengaku memilih berbohong dan akan mengecilkan jumlah tersebut.

Temuan lain adalah sebanyak 30 persen responden, baik pria maupun wanita, mengaku tidak ingin berbagai cerita soal pengalaman seksual mereka karena menganggap hal itu tidak penting.

Namun bila kebetulan pertanyaan semacam ditujukan pada Anda oleh pasangan, bagaimana menghadapi situasi yang canggung ini? Apakah mengalihkan topik? Berbohong? Berpura-pura tidak mendengar, atau bagaimana?

Pertama-tama yang harus diperhatikan adalah kapan pasangan Anda bertanya, ujar Psikoterapis Leslie Bell, PhD . Jika pertanyaan tersebut muncul pada awal kencan—maka tak masalah bila Anda menghindari pertanyaan tersebut dan mengatakan bahwa Anda ingin lebih mengenal satu sama lain dulu sebelum bicara soal masa lalu.

Menurut peneliti seks, Kristen Mark, PhD, berbagi informasi soal kehidupan seks dianggap tidak memberi keuntungan dalam hubungan. Anda bisa mengatakan bahwa masa lalu biarlah lewat, yang penting adalah hubungan saat ini. Selain itu, membicarakan mantan akan lebih banyak memunculkan kecemburuan daripada hal positif.

Meski demikian, keputusan apakah ingin membagikan informasi tersebut atau tidak, tetaplah tergantung pada pertimbangan Anda dan melihat kedewasaan pasangan.

Bagaimana kalau berbohong? Mark dan Bell mengingatkan bahwa kejujuran adalah sikap yang paling baik dan bijak. Tentu Anda tidak ingin kebohongan di masa lalu muncul di kemudian hari—yang kemudian justru bisa menghancurkan hubungan Anda.

PenulisKahfi Dirga Cahya
EditorWisnubrata
Komentar

Terkini Lainnya

Apa Pengaruh Kopi Untuk Hati Anda?

Apa Pengaruh Kopi Untuk Hati Anda?

Eat Good
Kapan Keputihan Dianggap Tidak Normal?

Kapan Keputihan Dianggap Tidak Normal?

Feel Good
Stop Kebiasaan Mengisi Baterai Ponsel di Mobil

Stop Kebiasaan Mengisi Baterai Ponsel di Mobil

Feel Good
Sebaiknya Apel Tak Dimakan Beserta Kulitnya?

Sebaiknya Apel Tak Dimakan Beserta Kulitnya?

Eat Good
5 Hal yang Harus Dihindari Sebelum Berlari

5 Hal yang Harus Dihindari Sebelum Berlari

Feel Good
Haruskah Pakai Conditioner Setelah Keramas?

Haruskah Pakai Conditioner Setelah Keramas?

Look Good
Mengapa Seperti Ada yang Mengawasi? Padahal Kita Sendiri

Mengapa Seperti Ada yang Mengawasi? Padahal Kita Sendiri

Feel Good
10 Sneakers Hitam yang Bisa Menjadi Pilihan

10 Sneakers Hitam yang Bisa Menjadi Pilihan

Look Good
Memilih Kondom yang Sesuai Ukuran Mr. P

Memilih Kondom yang Sesuai Ukuran Mr. P

Feel Good
4 Alasan Mengapa Kita Kadang Perlu Memaki

4 Alasan Mengapa Kita Kadang Perlu Memaki

Feel Good
Agar 'Cheating Days' Tak Merusak Diet

Agar "Cheating Days" Tak Merusak Diet

Eat Good
Mengapa Banyak Atlet Profesional Menghindari Seks?

Mengapa Banyak Atlet Profesional Menghindari Seks?

Feel Good
Benarkah Berenang Bikin Gemuk?

Benarkah Berenang Bikin Gemuk?

Look Good
Belajar dari Choirul Huda, Perlu ada Pelatihan Khusus Cedera Olahraga

Belajar dari Choirul Huda, Perlu ada Pelatihan Khusus Cedera Olahraga

Feel Good
Kandidat yang Tepat untuk Mendapat ASI dari Donor

Kandidat yang Tepat untuk Mendapat ASI dari Donor

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM