Salin Artikel

Susah Berhenti Merokok? Cobalah Tinggal Dekat Ruang Terbuka Hijau

Segala upaya mungkin sudah dilakukan, namun tetap tak bisa membuat kebiasaan merokok hilang.

Namun, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa perokok lebih mungkin berhasil melepaskan kebiasaan merokok jika tinggal di dekat ruang terbuka hijau.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa mereka yang tinggal di lingkungan yang rindang cenderung tidak merokok.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Social Science & Medicine itu didasarkan pada data Health Survey for England (HSE) dari lebih dari 8.000 orang dewasa.

Leanne Martin dari University of Plymouth yang menjadi penulis utama studi tersebut mengklaim penelitian tersebut adalah yang pertama yang menyelidiki hubungan antara lingkungan hijau dan perilaku merokok di Inggris.

"Temuan ini mendukung kebutuhan untuk melindungi dan berinvestasi dalam sumber daya alam, baik di masyarakat perkotaan maupun pedesaan, untuk memaksimalkan manfaat kesehatan masyarakat yang mungkin mereka dapatkan," ungkapnya, seperti dilansir BBC Science Focus.

Ia menambahkan, jika penelitian tersebut didukung oleh penelitian lebih lanjut, maka intervensi berbasis alam dapat diresepkan untuk membantu individu yang mencoba berhenti merokok.

Studi sebelumnya oleh tim yang sama menunjukkan bahwa akses ke ruang hijau berkaitan dengan berkurangnya keinginan mengonsumsi alkohol dan makanan tidak sehat serta kesejahteraan fisik dan mental yang lebih baik.

Di antara mereka yang mengambil bagian dalam survei, di bawah seperlima (19 persen) menggambarkan diri mereka sebagai perokok aktif, sementara hampir setengahnya (45 persen) mengatakan bahwa mereka pernah merokok secara teratur pada beberapa waktu selama hidup mereka.

Analisis menunjukkan, orang yang tinggal di daerah dengan proporsi ruang hijau tinggi memiliki kemungkinan 20 persen lebih kecil untuk menjadi perokok aktif dibandingkan mereka yang tinggal di daerah yang kurang hijau.

Di antara mereka yang pernah merokok di beberapa waktu selama hidup mereka, orang yang tinggal di lingkungan yang lebih hijau memiliki kemungkinan hingga 12 persen lebih besar untuk berhasil berhenti merokok.

Para penulis menyarankan peningkatan akses ke ruang hijau karena dianggap dapat menjadi faktor dalam strategi kesehatan masyarakat untuk mengurangi prevalensi merokok.

Sebab, menurut Dr Mathhew White, rekan penulis studi yang juga ilmuwan senior di Universitas Wina dan profesor kehormatan di Universitas Exeter, meskipun terjadi penurunan prevalensi dalam populasi umum selama dekade terakhir, merokok tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang merusak dan terjadi secara global.

Apalagi setiap tahunnya, pemerintah di seluruh dunia menghabiskan dana yang sangat besar untuk mengatasinya, baik dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat maupun mengurangi tekanan pada layanan kesehatan.

"Studi ini menekankan kebutuhan untuk melestarikan ruang hijau yang sudah ada dan mengembangkan yang baru secara lebih luas," katanya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/11/09/090508820/susah-berhenti-merokok-cobalah-tinggal-dekat-ruang-terbuka-hijau

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.