Salin Artikel

9 Tanaman Pengusir Nyamuk, Mudah Ditanam di Rumah

Saat ini ada banyak cara mengusir nyamuk yang dapat kita terapkan, termasuk menggunakan semprotan nyamuk dan losion. Namun, kita juga bisa menggunakan alternatif alami, seperti memiliki tanaman pengusir nyamuk di rumah.

Memasuki musim hujan, menanam tanaman pengusir nyamuk tentunya bisa membantu kita menjauhi gigitan nyamuk pembawa penyakit.

Selain dapat menjadi cara mengusir nyamuk, tanaman juga bisa mempercantik rumah dan membuat lingkungan kita tampak lebih asri.

Sederet tanaman pengusir nyamuk

Berikut sejumlah tanaman pengusir nyamuk yang mudah ditanam di rumah:

Meski baunya terasa menenangkan untuk manusia, nyamuk tidak menyukainya.

Menurut Greatist, lavender mengandung linalool, alkohol yang dikenal sebagai pengusir serangga.

Lavender bisa ditanam di luar maupun dalam ruangan, tergantung di mana kita paling membutuhkan perlindungannya.

Lavender efektif sebagai tanaman pengusir nyamuk jika kita menggerusnya dan mengaplikasikannya ke kulit.

Tanaman ini juga memiliki karakter perawatan rendah. Meski banyak ditanam di luar ruangan, kita juga bisa menanamnya sebagai tanaman pot.

Rumput serai cocok bagi orang-orang yang sibuk dan tidak punya banyak waktu untuk merawat tanaman.

Faktanya, para peneliti dari Iowa State University menemukan bahwa catnip 10 kali lebih efektif sebagai cara mengusir nyamuk daripada DEET, pengusir serangga kimia yang banyak digunakan.

Tanaman keluarga mint ini mudah ditumbuhkan dan dipelihara. Namun, pastikan kita rutin memangkasnya sebab catnip yang dibiarkan tumbuh liar bisa mengambil alih bagian lain dari halaman atau kebun kita.

Jika dipelihara di luar ruangan, geranium menyukai lingkungan yang cenderung hangat, kering, dan bermatahari.

Tanaman ini mengandung pyrethrum, insektisida alami yang tak hanya bisa membunuh nyamuk, tapi juga serangga lain, seperti lalat, kutu, dan beberapa ngengat.

Rosemary tak hanya populer sebagai bumbu masakan, tetapi juga bisa menjadi alternatif tanaman pengusir nyamuk dengan kandungan asam rosmarinic-nya.

Rosemary efektif sebagai tanaman pengusir nyamuk ketika dibakar. Untuk itu, menambahkannya sedikit ke api unggun, misalnya, akan sangat membantu.

Agar efektif sebagai tanaman pengusir nyamuk, kita juga tak perlu menghancurkan atau memotong daun kemangi.

Studi juga menunjukkan bahwa senyawa dalam kemangi beracun bagi jentik nyamuk.

Tanaman ini suka ditempatkan di area yang cerah di pagi hari, dengan beberapa naungan di sore hari.

Sebuah studi menemukan bahwa mengoleskan minyak atsiri peppermint ke kulit kita dapat memberikan perlindungan terhadap nyamuk hingga lebih dari dua jam.

Bahkan, setelah periode perlindungan itu berakhir, olesan minyak atsiri peppermint masih bisa mengurangi jumlah gigitan nyamuk.

Kita bisa menanam mint di luar ruangan maupun di dalam ruangan sebagai tanaman pot. Daun mint juga bisa kita tambahkan ke minuman favorit untuk menambah rasa.

Marigold bisa menjadi pilihan tanaman pengusir nyamuk yang cocok bagi individu yang gemar menghabiskan waktu di kebun.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/09/19/113707220/9-tanaman-pengusir-nyamuk-mudah-ditanam-di-rumah

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.